[SELESAI] Berapa Bandwidth Internet UM saat ini?

Beberapa hari belakangan ini saya rasakan koneksi internet lewat jaringan UM agak melambat, apakah ada pengurangan bandwidth ataukan ada penerapan manajemen bandwidth yang baru?

Kalau memang ada penerapan manajemen bandwidth (yang mungkin per fakultas) saya sangat setuju sekali sehingga alokasi bandwidth bisa merata, daripada sekian mbps dikeluarkan sepenuhnya tanpa diatur sehingga peluang terjadinya penyedotan bandwidth oleh pengguna download accelerator masih bisa terjadi.

Namun, apabila yang terjadi adalah pengurangan kuota langganan bandwidth, alangkah sayang sekali…

terima kasih

Indahnya Menapaki Hidup

6 tanggapan untuk “[SELESAI] Berapa Bandwidth Internet UM saat ini?

  1. @Darmawan
    Yang mengelola bandwidth dari TIK di tingkat jurusan adalah jurusan itu sendiri. Seandainya tidak bisa digunakan bisa segera menghubungi Pusat TIK untuk diperiksa penyebabnya di mana.

    Saat ini, saya sudah menghubungi Divisi Infrastruktur Pusat TIK untuk memeriksa di Jurusan Matematika.

    Semua jurusan/unit lain tidak ada yang dibedakan, semua berhak atas layanan yang sama.

  2. Sebenarnya siapa yang mengelola koneksi di jurusan? Di Jurusan Matematika ada 1 Access point, katanya dari PUSTIK, dan penggunaaanya harus diset ke proxy. Sudah dicoba sesuai dengan setting yang diberikan, tidak pernah bisa digunakan browsing. Lalu buat apa dipasang? jadi iri dengan jurusan/unit lain yang sama-sama menikmati koneksi milik UM dengan berlimpah.

  3. Seharusnya tiap node di jurusan atau minimal di fakultas diberi squid dalam proxy server.
    Dalam MRTG bisa kita lihat perbandingan input dan output rata” proxy server menggunaan squid bisa mencapai 145% (dengan catatan banyak yang browsing dari pada download)
    Bayangkan misalnya topologi internet ke salah satu fakultas berupa:
    intenet — um — fakultas — jurusan, maka dapat kita lihat ada 3 node. Tiap node mempunyai efisiensi katakanlah 120% saja maka jika bandwidth input kita sebesar 10Mbps maka bisa didapatkan output bandwidth sebesar 17,28Mbps. Investasi pengadaan proxy server bisa didapatkan dari sewa jalur sebesar 7,28Mbps yang bisa kita hemat.
    Jika antar jurusan dan fakultas dapat tehubung maka kedepanya bisa dibentuk UMIX (UM Internet Xchange).

  4. Mengenai masalah bandwidth internet, tolong dicoba untuk mengukur kecepatan download dari unit anda. Kecepatan download itulah yang menentukan cepat tidaknya koneksi internet. Setelah itu, untuk materi download yang sama, bandingkan dengan kecepatan download di warnet atau di tempat lain. Untuk kecepatan browsing memang terkadang berbeda-beda (subyektif) dan cenderung berkurang bila disebar ke banyak pihak. Bandwidth kita memang 10 Mbps, tapi yang perlu diingat bahwa nominal ini disebar ke seluruh UM.

    Untuk manajemen bandwidth, selama ini kami masih membaginya secara merata dan tidak ada pengurangan (tetap sama) untuk beberapa hari ini. Penyebabnya mungkin internet usage warga UM yang tinggi. Terima kasih.

  5. Bandwidth Internet UM saat ini 10 Mbps melalui ASTINET PT Telkom (tidak termasuk yang disewa sendiri oleh masing-masing unit). Biaya Rp 55 juta per bulan. Tidak ada pengurangan langganan bandwidth internet, malahan tahun depan akan ditambah untuk menuju ke 22 Mbps. Jumlah mahasiswa UM sekitar 22 ribu, standar minimum DIKTI 1 Kbps per mahasiswa. Rincian lebih lengkap lihat di tulisan BERKARYA Bandwidth Internet UM 10 Mbps

Komentar ditutup.