Ruang Konsultasi atau Penyejuk Hati

Menurut saya kok ada hal yang terasa kurang di situs UM ini, yaitu tidak adanya ruang untuk saling nasihat menasihati dengan sabar, tempat untuk saling mengingatkan, tempat konsultasi yang menyejukkan hati yang sedang dahaga dan memerlukan siraman rohani, atau sejenisnya. Ruang tersebut mungkin bisa dibina oleh Leppa UM atau bapak-bapak lain berkenan untuk mengisinya, misal Bpk Dawud, Bpk. Hendyat S., Bpk. Humaidi T., Bpk. Manan Idris dll. trims

8 tanggapan untuk “Ruang Konsultasi atau Penyejuk Hati

  1. Assalaamu’alaikum……..sayapun ikut mendukung usulan Pak Noor, karena untuk menambah ke ilmuan di UM melalui pintu syari’ah yang sifatnya diskusi dan saling menasehati semoga dapat memberikan motivasi untuk meningkatkan iman, kesadaran beribadah, dalam bekerja, berinteraksi dengan sesama dan mewujudnya ukhuwah secara nyata……semoga

  2. ya saya setuju pak………………..
    biar ada tempat kita untuk saling membenahi satu sama lain….
    karna tidak ada manusia yang sempurnah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  3. saya juga sangat setuju pak…
    bagian seperti ini sangat diharapkan bahkan mungkin nantinya akan sangat dibutuhkan sebagai wadah apabila ada mahasiswa atau pengguna lain memerlukan bimbingan atau memerlukan siraman rohani….

    mahasisiwa FIK

  4. Ruang konsultasi bisa diatur sebagai berikut.
    (1) Ditempatkan di situs ini dengan menggunakan kategori “Penyejuk Hati”.
    (2) Ditempatkan di situs LEPPA (http://leppa.um.ac.id). Situs LEPPA sudah dibuat sejak November 2008 tetapi tidak pernah diisi lagi.
    (3) Ditempatkan di situs “Konsultasi”. Situs konsultasi (untuk jurnal, Perpustakaan, dll) sudah pernah dibuat tetapi tidak ada yang mengisi.

    Usul saya, sebagai langkah awal ditempatkan di “Suara Kita”, kalau sudah berjalan barulah dipindahkan.

    Terima kasih.
    Malang, 9 Desember 2009
    Johanis Rampisela (Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM)

  5. (1) Ide bagus Pak Noor. (2) Usulan Pak Noor tentang saya sebagai pembina, saya sampaikan terima kasih. Akan tetapi, tampaknya itu bukan maqam saya. (3) Nama-nama lain yang Pak Noor usulkan sangat tepat. (4) Saya menambahkan nama lain, yakni Pak Syafaat, Pak Asrukin, Pak Nurul Murtadho, Pak Yusuf Hanafi, da Pak Adib. Tiga nama pertama adalah hafidz Al-Quran, sedangkan dua nama terakhir sedang menempuh doktor pendidikan agama, salah satunya (Pak Yusuf Hanafi) mempelajari bidang Tafsir dan Hadits. (5) Saya coba hubungi Bapak-Bapak tersebut, mudah-mudahan bersedia. (6) Semoga situs ini bersedia pula menyedian ruang (space) untuk keperluan tersebut. Terima kasih.
    Malang, 9 Deseber 2009
    Dawud (Fakultas Sastra UM)

Komentar ditutup.