Kenaikan Biaya Kuliah

Sebentar lagi UM akan menyambut kedatangan mahasiswa baru 2010, berbagai macam seleksi dilakukan untuk menjaring mahasiswa baru yang kompeten.

Namun yang menarik dari proses penerimaan mahasiswa baru kali ini adalah naiknya biaya kuliah yang dibebankan pada mahasiswa angkatan 2010. Tahun lalu biaya SPP berkisar antara 500 ribu sampai 1 juta rupiah, tahun depan biaya SPP akan disamaratakan menjadi 1.500.000 per semester.

Kenaikan biaya kuliah ini tentu akan sangat memberatkan bagi calon mahasiswa baru khususnya yang berasal dari keluarga pas-pasan. Namun kita tidak boleh langsung tidak menyepakati program baru ini, kita tunggu saja apakah dengan kenaikan biaya kualiah akan berdampak positif pada peningkatan fasilitas-fasilitas akademik di kampus UM ini.

Kita tunggu saja!

10 tanggapan untuk “Kenaikan Biaya Kuliah

  1. SPP jangan dinaikkan ya???……
    tlng disosialisasikan dlu kenaikan SPP kepada mahasiswa, syapa tw ntr ada solusinya.!!!

  2. deandra,

    setuju ma caknoors….yg namanya maba ya biayanya gak naik…wong mereka bayar segitu dari awal…kecuali klo kita yang angkatan sebelumnya bayar mengikuti biaya maba…itu baru dibilang kenaikan biaya kuliah…

    klo ditelusuri…setiap tahun ya memang biaya selalu beda…angkatan 2007 pasti uang registrasinya lebih mahal dari yang 2006 dan seterusnya….

    selama peningkatan biaya tersebut sesuai dengan peningkatan kualitas yow mau bilang apa,,,tentunya pihak kampus juga harus memberikan pelayanan dan peningkatan kualitas untuk semua aspek yang dibutuhkan oleh seluruh civitas akademik….

    makin mahal…tapi mipa punya gedung pusat ormawa…
    tiap tahun naik…tapi mipa punya laboratorium sentral…
    makin mahal…tiap ruang kuliah dah ber-LCD wlo akirnya mahasiswa juga yg rusakin…

    dalam suatu keputusan tidak selalu juga mendatangkkan hal yg negatif…

  3. @Agus
    Saya bukan asli orang malang, pendatang juga.

    Maka dari itu … menciptakan jaringan, pertemanan, dan observasi lingkungan sekitar perlu dilakukan…

    Kalo modal nekat aja ya ga bisa apa-apa … saya dulu pas kuliah baru semester 2 sudah bisa nyari tambahan uang saku. Jaman saya kuliah, 1 bulan cuma dijatah uang bulanan Rp 350.000, all in… mau dipake makan, beli bensin, beli pulsa, beli rokok, fotokopi, beli buku, terserah … adanya ya cuman itu… kalo dihitung secara rinci apa ya cukup? Memang SPP tahun 1999-2000 waktu itu masih di kisaran Rp 350.000 .. tapi gaji orang tua saya juga ga sampai 2 juta, saya 2 bersaudara kuliah semua, Adik kuliah di Brawijaya,. SPP sudah mencapai 650.000… mau itung2an bagaimana lagi?

    Oleh karena itulah otak berputar kencang bagaimana caranya mencari uang tambahan sehingga tidak membebani orang tua.

    istilah kerennya, orang kalo kepepet tambah pinter cari akal he he he

    ekowahyu
    fs-um

  4. iya, memang kalau kita yang sudah lama tinggal di malang sudah mengetahui seluk beluk kota malang. kita jga bisa tau cara mencari pekerjaan sampingan yang tepat, mencari kos2an yang murah. tapi ini akan berbeda dengan mahasiswa baru yang belum kenal secara mendalam kota malang (sebagian besar mahasiswa UM berasal dari luar kota malang).
    ketika mereka disini, pasti kos2an yang murah sudah diserbu sama mahasiswa2 yang sudah ada di malang sebelumnya. mereka juga tidak tahu dimana tempat mereka mencari lowongan kerja paruh waktu. tolong hal itu diperhatikan juga….

  5. seharusnya mungkin bisa dianalisa lebih dalam lagi tentang biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang calon mahasiswa jika akan melanjutkan ke jenjang kuliah.

    SPP/biaya kuliah hanya satu bagian saja dari total pengeluaran mahasiswa. Kalau mau berfikir lebih jauh lagi, sebenarnya ada banyak biaya lain yang bisa dikategorikan secondary/tertiary cost… dimana SPP, uang kost, uang makan bagi seorang mahasiswa sebenarnya merupakan primary cost.

    Jadi, kalo bisa menekan biaya-biaya lain yang dianggap “kurang tepat sasaran”, mungkin SPP tidaklah menjadi terlalu berat, yakni dengan menyisihkan Rp 250.000 per bulan atau Rp 8400 per hari.

    Nah, di sinilah pentingnya kreativitas seorang mahasiswa. Seperti kata pepatah, ada banyak jalan menuju ke Roma. Sebagai mahasiswa, seharusnya jangan hanya menggantungkan uang kiriman dari orang tua. Ada banyak tawaran beasiswa, ada juga peluang untuk part time job, ataupun mulai belajar berwiraswasta. Dengan demikian kebutuhan-kebutuhan biaya secondary/tertiary bisa diperoleh dari situ, tanpa membebani orang tua.

    Kalau pengin tau tips dan tricknya .. silahkan hubungi saya he he he he, siapa tau bisa membantu dan berbagi indahnya menapaki hidup ….

    ekowahyu
    fs-um

  6. Sebelum menentukan biaya berapa yang harus di bayar, setidaknya dilihat dahulu apakah fasilitas yang ada di UM sudah sesuai dengan biaya yang harus dikeluarkan mahasiswa baru angkatan 2010. Jika memang UM benar-benar memiliki fasilitas yang memadai dengan biaya 1,5juta/mhsiswa maka ya Oke2 saja.
    Tapi bagaimana nasib calon mahasiswa yang tidak mampu?
    Apakah sekedar ingin pintar saja harus mengeluarkan biaya sebesar itu?
    Memang telah disediakan beasiswa untuk yang berprestasi, tapi mohon diperhatikan juga bahwa siswa yang pas-pasan ekonominya dankurang berprestasi juga ingin menjadi pintar.
    kapan bangsa ini akan maju kalau kesenjangan antara si pintar dan si kurang pintar semakin jauh?

  7. kl policy kyk gtu trus nasib bagi angkatan 2007 yg mau transfer s1 gmn?? d3 khususnya mau transfer biaya terasa memberatkan kalangan mahasiswa yang berasal dari keluarga menengah ke bawah.. tolong pertimbangannya… bagi kami semua…
    trima kasih

  8. ah cak noor, penulisnya tidak mencantumkan identitas. Menurut saya “tidak ada kenaikan biaya kuliah”. Mahasiswa baru 2010 kan belum pernah membayar biaya apa pun di UM, mereka masih mau masuk UM. Jadi istilahnya juga bukan kenaikan, tetapi tarif biaya kuliah mahasiswa baru tahun angkatan 2010. Kalau tarif biaya kuliah 2010 tersebut juga dikenakan kepada mahasiswa angkatan sebelumnya.. nah itu baru bisa dikatakan biaya kuliah naik.

    Terima kasih, salam
    Fatmawati, kabag kemahasiswaan.

  9. Menurut saya kalimat “naiknya biaya kuliah yang dibebankan pada mahasiswa angkatan 2010” kurang tepat alias salah, karena mahasiswa angkatan 2010 biaya kuliahnya belum pernah naik dan belum pernah ditetapkan. Yang ada menurut saya adalah tarip biaya kuliah untuk mahasiswa baru angkatan 2010 ya sekian itu, belum pernah naik dan baru akan berlaku.

Komentar ditutup.