44 tanggapan untuk “Libur Idulfitri dan Natal 2010

  1. waduh…………….gak niat ngasih libur neh……..?????????ibuku-bapaku ini tahun keempat kita tidak hari raya bersama…………………..???

  2. Pak …mohon kasihanilah kami yang berasal dari luar pulau jawa…bgmana dengan wktu begitu mepet kami bisa mudikk…kasihanilah kami….hiks2

  3. Saya memahami apa yang menjadi perdebatan di atas, antara bagaimana kebijakan ini dibuat dan solusi yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa dan para dosen di kampus. Pertanyaan esensi mendasarnya bukanlah hal itu, namun kebijakan ini untuk siapa/apa?

    Jika memang kebijakan ini dibuat untuk kepentingan bersama, tentu berbagai pihak akan melancarkan keluhan dan juga argumennya bahwa kebijakan ini dibuat tidak mahasiswai, tidak diperhitungkan dengan matang, sudah berdasarkan keputusan Tiga Menteri, dan sebagainya. Esensi sebuah aturan adalah memang untuk mengontrol subjek dalam aturan itu. Jika memang subjek aturan ini adalah mahasiswa dan para pegawai kampus, apakah memang benar kontrol ini akan berdampak positif: produktivitas kerja, belajar-mengajar, dan sebagainya.

    Saya sudah memprediksi akan ada suatu “gerakan” mahasiswa untuk bersama-sama mengemis kepada para dosen untuk dapat libur lebih awal pada kelas-kelas tertentu. Ekstremnya, mahasiswa belajar untuk “merayu” orang lain untuk mencapai kesepakatan itu. Alih-alih mencerdaskan masyarakat, peraturan seperti ini justru mencerdikkan masyarakat. (ada arti yang jelas antara cerdas dan cerdik). Ujung-ujungnya, peraturan ini dibuat hanya sebagai “syarat” pemenuhan/tindak lanjut Peraturan Tiga Menteri, tanpa mempertimbangkan bagaimana esensinya.

    Yang terjadi adalah, terleps dari apa maksud Peraturan Tiga Menteri, peraturan itu dibuat untuk dilanggar (secara halus). Terlepas bagaimana aturan itu pada akhirnya dilanggar, saya sunguh bertanya kembali, kenapa suatu aturan dibuat jika memang kita sudah mengetahuinya bahwa aturan itu akan dilanggar pada akhirnya?

  4. Dari tahun ke tahun, libur Idul Fitri UM selalu mengikuti keputusan menteri. Sebaiknya tak perlu protes dengan kebijakan ini.

    Berdasarkan pengalaman, dosen UM mengerti tentang hal ini. Jadi, mahasiswa dapat membuat kesepakatan dengan dosen agar mahasiswa bisa mudik. Jika mahasiswa menghendaki, biasanya kuliah dapat diganti dengan hari lain setelah atau sebelum hari mahasiswa menghendaki peniadaan kuliah untuk merayakan Idul Fitri. Dengan demikian, jumlah pertemuan kuliah dapat sesuai dengan rencana perkuliahan.

    Sebagai konsekuensi, mahasiswa harus sedikit capek dalam kuliah setelah/sebelum perayaan Idul Fitri itu. Akan tetapi, kedua belah pihak saling diuntungkan. Mungkin yang tak diuntungkan adalah yang menghendaki libur tanpa kuliah.

    Michael
    (alumnus FS UM)

  5. Paling Dosenny juga banyak yang Pengend ikut Libur Panjang, tp Malu untuk menyampaikan Aspirasi seperti Mahasiswany

  6. ASTAGHFIRULLAHAL’ADHIM….
    KASIHANILAH KAMI,,
    PARA ANAK KOS YANG MALANG,,
    YANG INGIN PULANG,,
    KE KAMPUANG HALAMANG,,
    OH…
    TEGANYAH…
    T_T

  7. wah…..
    apa maksud dari kebijakan ini…???
    tradisi di negara qt adalah stiap tahun dalam menghadapi dan menyambut hari raya idul fitri adalah mudik/silaturahmi dengan sanak sodara yg diluar kota,, trus klo liburnya dimepetkan hanya 5 hri ato hnya 2 hri stelah hari raya, kapan lagi qt bisa bertemu/silaturrahmi sanak sodara lg klo gag pada hri rya ini..???
    apa benar sekarang adalah jmannya penghapusan budaya-budaya di Indonesia? dan klo benar apakah ini yang namanya kebijakan pemerintah? ini khan adat budaya yang ada di Indonesia? buat apa kebijakan tapi klo banyak yang gag setuju?
    kebijakan si kebijakan tapi klo YME gag ridho yaa sama aj,,,!!!

  8. temen2 jangan salahkan kampus atau dosennya, karena ini adalah keputusan dari Tiga menteri yang menandatangani surat keputusan bersama tersebut Menteri Agama M Maftuh Basyuni, Menakertrans Erman Suparno dan Meneg Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Efendi. kalo mau demo silahkan tapi jangan anarki yaaaaa.. hehehehehe

  9. Status : Mahasiswa FS

    Wah padahal biasanya H-3 sudah libur, kalau menurut saya itu saja yang dijadikan patokan minimal liburan Idul Fitri. Walaupun keputusan sudah diambil semoga saja para dosen kita lebih manusiawi dan bijaksana dalam menanggapinya.

    HIDUP DEMOKRASI

  10. Johanis Rampisela :

    Sumber: http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=10628&Itemid=716
    Tiga Menteri Tandatangani SKB Hari Libur Nasional Tahun 2010
    Hari libur nasional 2010, Jumat (7/8) diumumkan setelah tiga menteri menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB). Penetapan hari libur nasional disepakati rapat empat menteri yang dipimpin Menko Kesra Aburizal Bakrie, di Jakarta. SKB tersebut bernomor:1 Tahun 2009, Nomor: SKB/13/M.PAN/8/2009, dan Nomor : KEP.227/MEN/VIII/2009, tertanggal 7 Agustus 2009 tentang Hari Libur Nasional 2010.
    Tiga menteri yang menandatangani surat keputusan bersama tersebut Menteri Agama M Maftuh Basyuni, Menakertrans Erman Suparno dan Meneg Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Efendi.
    Adapun hari-hari libur nasional 2010 sebagai berikut
    1. Jumat, 1 Januari Tahun Baru Masehi
    2. Minggu, 14 Februari Tahun Baru Imlek 2561
    3. Jumat, 26 Februari Maulid Nabi Muhammad SAW
    4. Selasa, 16 Maret Nyepi Tahun Baru Saka 1932
    5. Jumat, 2 April Wafat Yesus Kristus
    6. Kamis, 13 Mei Kenaikan Yesus Kristus
    7. Jumat, 28 Mei Raya Waisak 2554
    8. Sabtu, 10 Juli Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
    9. Selasa, 17 Agustus Hari Kemerdekaan RI
    10.Jumat dan Sabtu 10-11 September, Idul Fitri 1 Syawal 1431 H
    11.Rabu, 17 November Idul Adha 1431 H,
    14.Selasa, 7 Desember Tahun Baru 1432 H
    15.Sabtu 25 Desember Hari Raya Natal.
    Sedangkan untuk cuti bersama ditetapkan hanya tiga hari yakni, Kamis 9 September cuti bersama Idul Fitri; Senin 13 September cuti bersama Idul Fitri dan 24 Desember cuti bersama Natal.
    Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam keterangannya mengungkapkan, latar belakang dibuatnya surat keputusan bersama tiga menteri ini untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari-hari kerja, hari-hari libur, cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.
    Selain itu, juga karena adanya masukan dari masyarakat, asosiasi pengusaha, lembaga pemerintah dan media massa tentang perlunya pengurangan jumlah cuti bersama dan cuti bersama berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan swasta.
    “Kalau tahun sebelum kita menerapkan kebijakan cuti bersama dalam rangka recovery ekonomi untuk menarik wisata lokal dan luar negeri, maka tahun 2010 ini untuk meningkatkan produktivitas kerja,” kata Aburizal Bakrie.
    Hari libur nasional 2010 sebanyak 14 hari, sementara cuti bersama sebanyak tiga hari, yakni dua hari berkaitan dengan Idul Fitri, dan satu hari dikaitkan dengan Natal.
    Dalam empat tahun terakhir, jumlah cuti bersama semakin berkurang, yang semula (2007) sebanyak enam hari, pada 2008 lima hari, pada 2009 empat hari dan pada 2010 hanya tiga hari.

    alah , paling tu mentri jg pada bolos , taruhan dah tu mentri gga ada yg libur tepat waktu

  11. nyante cuy,, insyaALLAH semuanya butuh libur kq,, so mgkn dosen2 jg sneg lok d ajak libur panjang.. So,, smwa trgantung dr keahlian qt melobi mereka !

  12. Sumber: http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=10628&Itemid=716

    Tiga Menteri Tandatangani SKB Hari Libur Nasional Tahun 2010

    Hari libur nasional 2010, Jumat (7/8) diumumkan setelah tiga menteri menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB). Penetapan hari libur nasional disepakati rapat empat menteri yang dipimpin Menko Kesra Aburizal Bakrie, di Jakarta. SKB tersebut bernomor:1 Tahun 2009, Nomor: SKB/13/M.PAN/8/2009, dan Nomor : KEP.227/MEN/VIII/2009, tertanggal 7 Agustus 2009 tentang Hari Libur Nasional 2010.

    Tiga menteri yang menandatangani surat keputusan bersama tersebut Menteri Agama M Maftuh Basyuni, Menakertrans Erman Suparno dan Meneg Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Efendi.

    Adapun hari-hari libur nasional 2010 sebagai berikut

    1. Jumat, 1 Januari Tahun Baru Masehi
    2. Minggu, 14 Februari Tahun Baru Imlek 2561
    3. Jumat, 26 Februari Maulid Nabi Muhammad SAW
    4. Selasa, 16 Maret Nyepi Tahun Baru Saka 1932
    5. Jumat, 2 April Wafat Yesus Kristus
    6. Kamis, 13 Mei Kenaikan Yesus Kristus
    7. Jumat, 28 Mei Raya Waisak 2554
    8. Sabtu, 10 Juli Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
    9. Selasa, 17 Agustus Hari Kemerdekaan RI
    10.Jumat dan Sabtu 10-11 September, Idul Fitri 1 Syawal 1431 H
    11.Rabu, 17 November Idul Adha 1431 H,
    14.Selasa, 7 Desember Tahun Baru 1432 H
    15.Sabtu 25 Desember Hari Raya Natal.

    Sedangkan untuk cuti bersama ditetapkan hanya tiga hari yakni, Kamis 9 September cuti bersama Idul Fitri; Senin 13 September cuti bersama Idul Fitri dan 24 Desember cuti bersama Natal.

    Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam keterangannya mengungkapkan, latar belakang dibuatnya surat keputusan bersama tiga menteri ini untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari-hari kerja, hari-hari libur, cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

    Selain itu, juga karena adanya masukan dari masyarakat, asosiasi pengusaha, lembaga pemerintah dan media massa tentang perlunya pengurangan jumlah cuti bersama dan cuti bersama berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan swasta.

    “Kalau tahun sebelum kita menerapkan kebijakan cuti bersama dalam rangka recovery ekonomi untuk menarik wisata lokal dan luar negeri, maka tahun 2010 ini untuk meningkatkan produktivitas kerja,” kata Aburizal Bakrie.

    Hari libur nasional 2010 sebanyak 14 hari, sementara cuti bersama sebanyak tiga hari, yakni dua hari berkaitan dengan Idul Fitri, dan satu hari dikaitkan dengan Natal.

    Dalam empat tahun terakhir, jumlah cuti bersama semakin berkurang, yang semula (2007) sebanyak enam hari, pada 2008 lima hari, pada 2009 empat hari dan pada 2010 hanya tiga hari.

  13. hahahahahaha kuliah kok libur aja susah…….
    yg mau libur panjang ya bolos aja…. yg baik2 ya jgn bolos………
    kalo ak sih berhubung g boleh pul ke BABEL ya libur berepa hari pun g masalah……….

  14. arik: mahasiswa fip

    kenapa kok pada bingung ? padahal di buku pedoman um sudah jelas kalau kehadiran wajib kita 80% dari kehadiran total, ato -+ 3 kali tiap2 mk kita bisa ga masuk, ato sama dengan 3 minggu. n biasanya mahasiswa yg kreatif sudah melakukan lobying sama dosen jadi tetep bisa nambah libur, ga usah pada bingung dah. kalo mo nambah libur nambah ja, tapi bagi yang sudah sering bolos ya ???

  15. saya sudah buat keputusan..rumah saya akan pindah ke depan A2,libur berapa haripun ga masalah…(nyindir loop)

  16. Tanggal 10kan udah lebaran ? padahal aku mau pulang ke makassar ? naik pesawat mahal ? . . .
    naik kapal bagusnya, tapi, sampe ke makassar paling 2-3hari ? kalo’ liburnya 5hari ? mungkin liburan di makassar cuman 1 hari (-_-“) . . .

  17. Saya mahasiswa prodi dkv.. Ga bisa pulang kampung ke banjarmasin gr2 libur 5 hari.. Berat di ongkos.. Klo liburnya panjang kan bisa nunggu sampai harga tiket normal kembali..

  18. Disyukuri saja.
    Kalo 5 hari dirasa kurang ya tambah sendiri-sendiri yah…
    Ga perlu dijadikan kendala, sampe bawa2 dosa besar segala.
    Mahasiswa kan udah bisa menentukan sikap, mana yang baik mana yang kurang baik.
    Kalo silaturahmi masih kurang kan bisa dilanjut setiap weekend berikutnya.

    Kebetulan saya juga mudik luar kota, mau gimana lagi, yang jelas ini kepurusan pemerintah, bukan sekedar keputusan lokal.

    ekowahyu-fs um

  19. Paling enggak kasih kelonggaran, liburnya mulai tgl 6 sampai tanggal 19 gitu, biar saat2 silaturahmi di hari lebaran bisa berlangsung dg lancar dan pnuh nikmat, dn yg rumahny jauh2 bisa sempat pulang kampung, bisa silaturahmi ke sanak saudara yg dirindukan…

    Wkwkwkwk…

  20. Tambah dwonk! tambah…….. kasian kalo pas lebaran gak bisa kumpul sama keluarganya….. minimal sminggu sebelum & sesudah hari raya,,,, Saya mohon …..

  21. liburannya kok cuma 5 hari? kasihan anak yang rumahnya jauh2 pak.. apalagi yang di luar jawa. padahal moment lebaran gini kan yang ditunggu-tunggu, kenapa malah bikin mahasiswanya nggak bisa pulang ke kampung halamannya? mohon dipikirkan lagi.. terima kasih..

  22. hahahahaha .. kelihatannya lebaran tahun ini bakalan lebih singkat dari tahun. Padahal saya sudah membayangkan kalau lebaran tahun ini bakalan bisa menikmati ketupat buatan ibu :'( (tahu kan tradisi di Durenan, Trenggalek yang merayakan hari lebaran ketupat tujuh hari setelah tanggal 1 Syawal )

    Semangat buat semuanya, semoga dengan jatah libur yang amat singkat ini dapat dimaksimalkan.

Komentar ditutup.