UM Bersepeda

UM Bersepeda merupakan sebuah komunitas yang sedang dirintis oleh warga UM, terutama para mahasiswa yang menggemari sepeda dan menggunakannya untuk kuliah ke kampus. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan bagi karyawan, dosen dan segenap almamater UM untuk turut serta dan berpartisipasi di dalamnya.

Komunitas UM Bersepeda mengakar pada sebuah gerakan nasional yang bernama Bike to Work. Bike to Work Chapter Malang sendiri telah berdiri sejak tanggal 24 Mei 2008 dan menampung aspirasi penggemar sepeda dan juga klub-klub sepeda Arek Malang.

Lebih jauh lagi, Bike to Work merupakan wadah komunitas terbuka nasional yang menampung para pengguna sepeda sebagai alat transportasi dan beranggotakan kota-kota seperti Jakarta, Jogjakarta, Bali, Cirebon, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tulungagung, Kediri, Mojokerto dan banyak lagi. Bike to Work bertujuan mendorong penggunaan sepeda sebagai alat transportasi untuk kegiatan sehari-hari baik untuk bekerja, kuliah atau bersekolah.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan ikuti group facebook UM Bersepeda atau Bike to Work Malang atau Blog B2W Malang.

22 tanggapan untuk “UM Bersepeda

  1. sebenarnya untuk langkah awal tidaklah perlu untuk meminta jalur khusus untuk pengendara sepeda ontel, karena menurut saya jalanan di dalam kampus kita ini cukup sempit, takutnya nanti kalau di bagi untuk pesepeda malah menggangu pengguna jalan yang lain, karena pada dasarnya kita karus berbagi jalan dengan pengguna jalan. (walaupun pada dasarnya saya sangat setuju apabila ada jalur khusus pesepeda)..
    untuk langkah awal atau sebagai bukti bahwa ada dukungan kepada para pesepeda, sudah selayaknya disediakan fasilitas parkir sepeda yang memadai untuk para goweser, karena menurut pendapat saya, banyak rekan-rekan pesepeda yang ragu untuk membawa sepeda ke kampus karena takut sepedanya hilang..
    sebenarnya untuk membuat parkir sepeda tidak terlalu rumit, karena hanya berupa seperti gantungan jemuran baju tapi bedanya terbuat dari besi horisontal yang tidak terlalu tinggi sehingga bisa untuk mengaitkan sadel sepeda ke besi tersebut, dan para pengguna sepeda dapat mengunci sepedanya di besi tersebut sehingga tidak khawatir sepedanya hilang..
    menurut pendapat saya, tidak masalah untuk membayar parkir tapi dengan catatan supaya kami para goweser diperlakukan sama alias sepeda kami juga dijaga sehingga tercipta rasa aman membawa sepeda ke kampus…

    ferdian permana
    mahasiswa fakultas sastra
    jurusan seni dan desain
    prodi desain komunikasi visual

  2. sayang sepeda dipandang sebelah mata,,,padahal itu adalah solusi untuk berbagai masalah…hidup bersepeda!!!

  3. Parkiran UM sudah semakin sesak. Mari kita longgarkan lagi dengan memarkir sepeda pancal, bukan sepeda motor hehe.

  4. SetuJu!!!! mari kita wujudkan hidup sehat dengan bersepeda,,, Didukung dengan Lingkungan UM yang asri,,sejuk, dan pemandangan taman2 yang indah dengan Bunga. ^^
    semoga segera terwujud jalur sepeda di UM tercinta. ^^

  5. Jaman sekarang seharusnya lebih bijak, kita tidak bisa meninggalkan dunia teknologi terutama mesin, tapi juga tidak dengan mudahnya memakainya untuk keperluan yang tidak penting demi masa depan.
    Yang penting bagi kita ada niat dan wujud nyata dari kehidupan sehari-hari untuk kembali memakmurkan bumi.
    Tidak membuang sampah sembarangan, meminimalkan penggunakan tas plastik, tidak memelihara satwa liar di rumah, menanam minimal satu pohon untuk satu jiwa dalam anggota keluarga kita, menggunakan peralatan hemat listrik dan mematikannya jika tidak dipakai (termasuk komputer kantor) adalah sebagian dari upaya nyata saya terhadap alam.
    Bagaimana dengan ANDA? Kita butuh langkah nyata, bukan hanya teori dan idealisme yang tak berwujud.

    Fa’ul, FS-UM

  6. @ Bapak Johanis : semoga jalur sepeda segera dibuat juga di lingkungan Universitas negeri malang..

  7. Pakar lingkungan dan guru besar emeritus Unpad Prof. Dr. Otto Soemarwoto pernah mengatakan kalau untuk bepergian

    1-2 km sebaiknya berjalan kaki saja;

    2-10 km bersepedalah;

    selebihnya bisa pakai kendaraan umum, motor atau mobil.

    Jalur sepeda di kampus UM ehhh UI.

  8. saya pernah menulis tentang masalah pengadaan parkir untuk sepeda namun tidak ada “balasan” dari universitas..
    tapi saya pernah melihat di dalam gedung A2 ada “track untuk tempat parkir sepeda” tapi kenapa tidak dikeluarkan??
    apakah tulisan di suara kita ini dibaca oleh para petinggi UM atau ini hanya hiasan saja??
    hanya tempat mengeluarkan aspirasi namun tidak ada balasan…

    dimas chandra lukita
    FE – PTTN ’08

  9. suasana bersepeda di kampus pasti seru jika tidak hanya mahasiswa yang bersepeda melainkan juga para bapak dan ibu dosen… apalagi ada suatu hari (saat liburan) kita bisa bersepeda bersama…. (the big family of um)… d( ^0^ )b

  10. Secara pribadi saya senang bersepeda (terutama saat libur kerja). Tapi untuk bersepeda ke kampus (dari rumah) nanti dulu.. saya tukang ‘ojek’ yg harus ngantar anak2 ke sekolah. Silahkan bagi yang mau sepedahan, yang nggak pakai sepeda, ya monggo.

  11. semoga program ini berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak warga UM..semoga harapan teman-teman segera terwujud. saya sangat mendukung program ini. teman-teman mahasiswa UM yang bersepeda cukup banyak, selain melalui web ini silahkan teman-teman pesepeda diajak bergabung secara personal atau ada koordinator di tiap fakultas untuk mengumpulkan teman-teman pesepeda…

    mari bersepeda ke tempat kerja atau tempat kuliah untuk hidup yang lebih sehat dan mengurangi polusi, dimulai dari diri sendiri dan mengajak teman sekitar..

    Magdalena Putri N.
    Alumnus jur Biologi Fak. MIPA UM

  12. Suatu solusi nyata untuk mengurangi polusi yang sudah sangat merugikan bumi kita dan untuk menghemat energi hasil bumi yang sudah semakin menipis, dukung terus usaha penyelamatan bumi…
    akankah anak cucu kita bisa melihat dan menikmati keindahan bumi ini di masa depan…??
    Please wake up…
    our earth is going die..
    Let’s go green…
    one voice can be difference..
    a miilion can change the world…

  13. bersepeda = sehat, tapi kalau menurunkan produktifitas karena sudah capek bersepeda, ya nggak mau lah ….
    Mungkin lebih baik Kalau ke dan dari kampus pakai kendaraan bermesin tapi kalau sudah berada di kampus, jalan kaki saja untuk beraktifitas di dalam kampus.

  14. Boleh2, tapi jelas peminatnya sedikit, orang sekarang cenderung manja, pengen yang tinggal nge_gas aja…
    tapi semoga sukses, saya mendukung………

  15. Saya ikut MENDUKUNG gerakan ini. Bersepeda ke kampus atau jalan kaki ke kampus menyehatkan dan mengurangi polusi.

    Bagian UHTP sudah agak lama memulai melakukan pemeriksaan dengan bersepeda keliling kampus. Saya pernah ditawari untuk menggunakan sepeda tersebut.

    Mudah-mudahan suatu waktu bisa terwujud adanya parkir sepeda di kampus UM.

  16. ketika saya ke Bandung, karena ada acara disana selama 3 hari, ketika itu kami sempat kmampir ke ITB, dan satu hal yang bikin saya ngiler adalah “bike parking” hampir di setiap sudut gedung fakultas..

    dengan adanya komunitas pergerakan ini, mudah-mudahan warga UM banyak yang mau bersepeda dan para dewan di rektorat bisa membuatkan area parkir khusus sepeda pancal.. amin3

    Agus Purwanto
    Fak. Sastra
    Jur. Seni dan Desain

  17. Dulu tahun 2007/2008 saya sudah memulai untuk bike to work …
    cuman setelah dipikir-pikir, agak khawatir juga karena:
    1. Belum ada tempat parkir khusus sepeda yang dilengkapi rak-rak untuk mengunci sepeda, sehingga merasa kurang aman kalo parkir di parkir motor (meskipun sepeda, harganya kan juga tidak kalah dengan motor).
    2. Belum adanya jalur khusus sepeda, sehingga harus berebut jalur dengan pengguna jalan lain (motor, mobil) yang kadang2) main klakson aja kaya kita ga punya telinga…
    3. Menjadi ALIEN dan dianggap “ANEH”

    akhirnya saya putuskan kembali untuk menggunakan mobil saja … zzzzzzzz

    ekowahyu-fs um

  18. Kalau rumahnya dalam kota sih enak juga bersepeda angin ke kampus, yang luar kota Malang pasti mandi keringat. Secara pribadi saya setuju untuk bersepeda ke kampus

  19. Sayangnya fasilitas belum ada, parkiran khusus buat sepeda masih jarang dan cuma seadanya meski kadang sepedanya lebih mahal dari motornya. Padahal yang dibutuhkan cuman lahan parkir khusus agar gak ditabrak motor dan besi parkir buat ngerante sepeda onthel… hiks.

Komentar ditutup.