Masa Propagasi Domain

Seiring dengan mati hidupnya beberapa subdomain di situs um.ac.id karena satu atau beberapa hal, maka beberapa yang bertanya-tanya mungkin akan mendapat jawaban bahwa ini semua masih menunggu “propagasi domain”.

Apakah propagasi domain itu?

Dengan terputus/lemahnya infrastruktur jaringan internet dari user (dalam hal ini UM) ke provider/ISP, maka DNS dari ISP-ISP juga tidak akan bisa/kesulitan untuk mengakses DNS dan IP public website kita. Karena itulah cache yang ada dalam DNS ISP-ISP akan menganggap bahwa situs um.ac.id down karena IP kita tak bisa dihubungi. Hal ini mengakibatkan informasi cache tersebut akan tersimpan di DNS ISP-ISP untuk beberapa lama, menganggap bahwa situs kita down, meskipun pada kenyataannya infrastruktur jaringan dan server sudah pulih. Hal ini akan terus terjadi hingga ISP-ISP tersebut me-refresh cache DNS mereka, yang notabene untuk DNS ISP lokal ini akan memakan waktu lama.

Untuk mengetahui apakah memang situs kita mengalami masa propagasi, maka kita bisa cek dari proxy luar semisal ninjacloak.com atau melakukan traceroute dari network-tools.com.

Berikut adalah definisi dan keterangan mengenai propagasi domain yang diambil dari http://indotopten.net.

Propagasi domain adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk nama domain agar dapat terarahkan kepada server / hosting. Lamanya masa propagasi bervariasi (5 menit hingga 72 jam)tergantung dari banyak faktor, diantaranya: Umur Domain, Respon dari Registar, Respon dari Internet Provider. Ketika propagasi belum selesai, maka akan mengakibatkan website kita tidak dapat diakses, atau kadang bisa diakses, kadang tidak. Bagaimana dan apa sajakah penjelasan dari faktor – faktor diatas?

Umur Domain
Jika kita baru saja membeli nama domain, maka proses propagasi biasanya akan berlangsung cepat, hal ini karena registar domain kita baru saja mengarahkan domain kita ke server/hosting pertama kita. Sedangkan, untuk domain yang telahberumur cukup lama, maka cenderung refresh pointing dari root mereka akan lama. Nah faktor ini salah satunya yang mempengaruhi lamanya propagasi.

Respon dari Registar Domain
Seperti telah disebutkan diatas tadi, respon dari ragistar domain kita berperan penting. Jika registar kita memang lama dalam mengarahkan domain kita, maka domain baru pun bisa memakan waktu lama. Karena proses maintenance pada root mereka tidak langsung. Ciri – cirinya bisa dilihat dari DNS Record yang tidak sesuai dengan setting hosting kita, bisa dicek disini

Respon dari Internet Provider
Jika kedua faktor diatas berjalan normal, maka jika domain kita masih belum bisa diakses bisa jadi dari sisi internet provider kita belum melakukan update pada DNS tables mereka. Ini menyebabkan ketidak cocokan antara hasil trace route global dengan trace route kita dengan menggunakan ISP kita. Ciri – cirinya ditandai biasanya dengan;

  • hasil trace route global, berbeda dengan trace route kita.
  • domain kita bisa diakses oleh teman kita yang menggunakan ISP lain, sedangkan oleh kita tidak bisa.
  • domain dalam 1 IP address dengan kita bisa diakses, namun website kita tidak bisa
  • hasil ping global normal, namun ping oleh kita tidak ada hasil.

Hosting Provider
Jika ketiga faktor diatas berjalan normal, maka bisa juga server dari hosting provider sedang bermasalah, sehingga domain kita tidak bisa diakses. Namun ada baiknya sebelum melakukan komplain kepada hosting provider atas kinerja servernya, hendaknya kita melakukan serangkaian test dahulu. Berikut adalah beberapa dari rangkaian testnya:

Bertanya dan meminta kawan yang berbeda ISP mengakses website kita
Mengecek ping, traceroute, lookup, secara global, bisa di cek disini
Melakukan serangkaian test speed website, ini berguna juga sebagai parameter kecepatan akses website kita, bisa kita cek di beberapa tempat berbeda agar obyektif:
– http://www.iwebtool.com/speed_test
– http://www.websiteoptimization.com/services/analyze/
– http://www.selfseo.com/website_speed_test.php
– http://www.websitegoodies.com/tools/speed-test.php

Jjika hasil pengecekan berjalan normal, maka besar kemungkinan masalahnya ada pada Internet Provider (ISP) anda. Jika hasil testnya tidak berjalan normal, alias time out atau pingnya besar (diatas 400ms) maka silahkan melayangkan komplain kepada hosting provider, karena itu berarti performa servernya sedang buruk / mati.

5 tanggapan untuk “Masa Propagasi Domain

  1. @iwan
    Baiklah.

    Saya akan ke pusat TIK dulu sebelum menawarkan solusi “sementara” yang lain untuk “mempercepat” propagasi (rencananya saya tulis hari ini, tapi saya tunda).

    Terima kasih.

    Michael
    (Mahasiswa PABTI-UM, Alumnus FS UM)

  2. @michael,

    Sebelumnya saya minta maaf telah menghapus komentar anda, namun untuk masalah yang terlalu teknis seperti ini, sebaiknya kita diskusikan bersama di Pusat TIK. Ini semua demi alasan keamanan 🙂

    Tapi saya pastikan bahwa masalah bukan ada pada pengaturan shared IP (atau sebenarnya ada istilah teknisnya, nanti sy jelaskan), namun pada DNS2 server di luar yang masih belum propagasi.

    Iwan – Staf PTIK

  3. @Pak Darmawan,

    Betul Pak.
    Atau mungkin yg lebih tepat, untuk koneksi anda, diarahkan kemana DNS-nya. DNS tersebut yang nanti akan me-resolve situs dan masa propagasi tiap DNS berbeda2.

    DNS milik telkom sendiri ada belasan dan bahkan mungkin puluhan. Menurut pengujian saya, memang ada beberapa DNS yang sudah propagasi, ada yang belum (baik situs menjadi error atau mengarah ke alamat yang tak seharusnya) bahkan ada juga DNS telkom yang mati.

    Berhubung UM beberapa kali berganti IP Publik serta juga ada masalah dengan infrastruktur jaringan Telkom, maka masa propagasi semakin panjang dan situs UM jadi salah dikenali atau bahkan dianggap mati oleh server-server DNS yang memang masa propagasinya dibuat lambat.

    Iwan – Staf PTIK

  4. Ya juga, kebetulan saya di rumah adalah pengguna Speedy dan di kampus kebetulan juga menggunakan Speedy. Kadang subdomainnya tidak bisa diakses (yang populer saja semisal berkarya.um.ac.id atau suara.um.ac.id), cuma saya belum pernah coba akses dari non Speedy. Nanti kalau begitu saya lagi saya coba dari Indosat, apakah sama atau tidak.
    Jadi masalahnya sekarang adalah lewat mana koneksinya ya? Bukan karena server down atau semacamnya sehingga tidak bisa diakses?

    Darmawan – FMIPA

  5. Pengalaman dalam masa propagasi:
    1. Akses ke website UM melalui Indosat (melalui layanan Matrix) hanya perlu sekitar 24 jam untuk mengenali dan setelah itu bisa terus mengakses.
    2. Akses ke website UM melalui Speedy tidak stabil (kadang bisa kadang tidak) dan tidak sama (di daerah Ijen bisa, di daerah Bunga Cengkeh tidak bisa).

Komentar ditutup.