Pusat Pengaduan Layanan

Bagaimana kalau di TIK ada pusat pengaduan yang dengan sendirinya bisa menindaklanjuti dari keluhan yang masuk, dan ada standar pelayanan yang ditetapkan dari penyelesaian keluhan. sehingga salah satu nomer extensi yang di TIK ada khusus untuk pengaduan. Trimakasih.

Catatan Redaksi: Tulisan ini sudah dimasukkan oleh penulis ke BERKARYA sejak tgl 16 Okt 2010 tetapi oleh Redaksi baru sempat dipindahkan ke SUARA KITA (karena lamanya gangguan infrastruktur internet).

Wicak

Manajer PKBI

13 tanggapan untuk “Pusat Pengaduan Layanan

  1. @labalababatu
    ORANG BODOH YANG MENULIS SEPERTI ITU!!!
    MAHASISWA YANG TAK PUNYA OTAK….
    SEHARUSNYA BUAKN JADI MAHASISWA JADILAH TUKANG ANGKOT ATAU TUKANG SAMPAH..
    BANCI KAMU !!!

  2. @labalababatu
    aduh. . . . saudara laba-laba batu please dech jangan LEBAY!!MAlU-MALUin Tauch. . .saya jug mahasiswa yang ikut perkuliahan filsafat pancasila dan perpindahan jam mata kuliah sudah disepakati bersama antara mahasiswa dan dosen. .jadi dak ada tuch phak yang dirugikan. makanya kalo gak tau info tuch jangan sok tahu, ato jangan-jangan waktu ada info tuch kamu lagi NGOROK ya. . to kamu yang jarang masuk kuliah yach!!!gitu kog minta hak sebagai mahasiswa. . .NGACA DUNK!!!

  3. @labalababatu
    perpindahan jam kuliah itu sudah di sepakati kok dan itu semua atas permintaan mahasiswa, saya sebagai mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut tidak merasa rugi sedikitpun. kita sebagai mahasiswa HKn juga harus mengetahui hak dan kewajiban kita sendiri. salah satu hak kita yaitu mendapatkan pengajaran dari dosen, saya kira justru dosen tersebut sangat bertanggungjawab atas pekerjaannya,makanya klo tidak mau ketinggalan info kulh tanya donk ma teman yang lain jangan emosi dulu.

  4. kumbang :

    labalababatu :
    PROTES KERAS
    KETIKA PARA MAHASISWA HARUS MENGIKUTI SMUA PERATURAN YANG DI BUAT OLEH UNIVERSITAS PADA UMUMNYA DAN FAKULTAS (FIS) PADA KHUSUSNYA HAL ITU HARUS DAN WAJIB SESUAI PERATURAN YANG BERLAKU.
    NAMUN KETIKA KITA BERBICARA PERTURAN YANG HARUS DI PATUHI KARENA ATURAN DI BUAT UNTUK DI PATUHI SEPERTI YANGTERJADI AKHIR-AKHIR INI. DIMANA DOSEN FILSAFAT PANCASILA YANG TANPA PEMBERITAHUAN PERSETUJUAN DARI PARA MAHASISWA TELAH MELAKUKAN PERUBAHAN JAM KULIAH DI WAKTU PEKAN SUNYI.
    KETIKA BERBICARA HAK DAN KEWAJIBAN MAKA HAK KAMI SBG MAHASISWA UNTUK MENDAPATKAN HARI LIBUR DI HILANGKAN OLEH DOSEN BERSANGKUTAN YANG ADALAH KEWAJIBANNYA UNTUK MENGAKUI HAK KAMI. KENAPA HANYA KAMI MAHASISWA SAJA YANG DIPERSALAHKAN KETIKA TERJADI PELANGGARAN ATURAN SEDANGKAN DOSEN YANG MELANGGAR ATURAN SEPERTI DOSEN FILSAFAT PANCASILA DENGAN GAMPANG MENTIADAKAN PERATURAN TERSEBUT DENGAN DISERTAI ANCAMAN NILAI.
    KETIDAK ETISAN SEORANG DOSEN BERPRILAKU DEMIKIAN HARUSLAH MENJADI PERSOALAN PENTING, APALAGI DI UNIVERSITAS BESAR SEPERTI UM.
    KETIKA SUARA KAMI TIDAK DI DENGAR MAKA KAMI AKAN MENGGALANG TANDA TANGAN KEPADA SETIAP MAHASISWA YG MERASA DIRUGIKAN UNTUK MEMINTA DOSEN TERSEBUT DI NON AKTIFKAN ATAU KAMI AKAN BAWA MASALAH INI KE MEDIA CETAK.

    saya juga mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut, saya mengetahui sendiri mengenai perpindahan jam mata kuliah bahwasannya perpindahan jam tersebut atas dasar permintaan pihak mahasiswa sendiri. menurut saya saudara LABALABABATU tidak mendengarkan informasi tersebut dengan jelas, dan saya juga sebagai mahasiswa tidak merasa dirugikan oleh dosen tersebut. jadi menurut saya tidak ada masalah mengenai itu.

    saya juga tahu mengenai perpindahan jam tersebut dan pendapat saya tidak ada unsur perampasan hak sama sekali termasuk mengenai nilai. saya merasa bahwa dosen tersebut justru mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. yang saya pertanyakan adalah apakah saudara labalababatu yang justru tidak mengetahui mengenai peraturan tersebut sehingga membuat masalah dan mengada-ada. saya sarankan anda lebih sering ke kampus untuk mengetahui tentang informasi baru sehingga saudara tidak ketinggalan seperti ini.

  5. labalababatu :

    PROTES KERAS
    KETIKA PARA MAHASISWA HARUS MENGIKUTI SMUA PERATURAN YANG DI BUAT OLEH UNIVERSITAS PADA UMUMNYA DAN FAKULTAS (FIS) PADA KHUSUSNYA HAL ITU HARUS DAN WAJIB SESUAI PERATURAN YANG BERLAKU.
    NAMUN KETIKA KITA BERBICARA PERTURAN YANG HARUS DI PATUHI KARENA ATURAN DI BUAT UNTUK DI PATUHI SEPERTI YANGTERJADI AKHIR-AKHIR INI. DIMANA DOSEN FILSAFAT PANCASILA YANG TANPA PEMBERITAHUAN PERSETUJUAN DARI PARA MAHASISWA TELAH MELAKUKAN PERUBAHAN JAM KULIAH DI WAKTU PEKAN SUNYI.
    KETIKA BERBICARA HAK DAN KEWAJIBAN MAKA HAK KAMI SBG MAHASISWA UNTUK MENDAPATKAN HARI LIBUR DI HILANGKAN OLEH DOSEN BERSANGKUTAN YANG ADALAH KEWAJIBANNYA UNTUK MENGAKUI HAK KAMI. KENAPA HANYA KAMI MAHASISWA SAJA YANG DIPERSALAHKAN KETIKA TERJADI PELANGGARAN ATURAN SEDANGKAN DOSEN YANG MELANGGAR ATURAN SEPERTI DOSEN FILSAFAT PANCASILA DENGAN GAMPANG MENTIADAKAN PERATURAN TERSEBUT DENGAN DISERTAI ANCAMAN NILAI.
    KETIDAK ETISAN SEORANG DOSEN BERPRILAKU DEMIKIAN HARUSLAH MENJADI PERSOALAN PENTING, APALAGI DI UNIVERSITAS BESAR SEPERTI UM.
    KETIKA SUARA KAMI TIDAK DI DENGAR MAKA KAMI AKAN MENGGALANG TANDA TANGAN KEPADA SETIAP MAHASISWA YG MERASA DIRUGIKAN UNTUK MEMINTA DOSEN TERSEBUT DI NON AKTIFKAN ATAU KAMI AKAN BAWA MASALAH INI KE MEDIA CETAK.

    saya juga mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut, saya mengetahui sendiri mengenai perpindahan jam mata kuliah bahwasannya perpindahan jam tersebut atas dasar permintaan pihak mahasiswa sendiri. menurut saya saudara LABALABABATU tidak mendengarkan informasi tersebut dengan jelas, dan saya juga sebagai mahasiswa tidak merasa dirugikan oleh dosen tersebut. jadi menurut saya tidak ada masalah mengenai itu.

  6. saya juga mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut, saya mengetahui sendiri bahwa pemindahan jam pada mata kuliah tersebut atas dasar permintaan mahasiswa sendiri, jadi mungkin saudara LABALABABATU tidak mendengarkan atau ketinggalan informasi tersebut!!!!!!

  7. @labalababatu
    Perkuliahan di FIS UM.

    Menanggapi surat elektronik dari “Laba-laba Batu” tanggal 18 Desember 2010 tentang protes keras perlu kami jelaskan:
    1. Berdasarkan Buku Pedoman Pendidikan UM Tahun 2010, pasal 80 ayat 6 , jumlah kehadiran dosen dalam perkuliahan dituntut mencapai 100%.
    2. Untuk mengawal realisasi pasal tersebut
    a. Pihak FIS telah membuat Surat Edaran No. 8886/H32.7.1/DT/2010 tanggal 6 Desember yang salah satunya menghimbau dosen yang pertemuan kuliahnya kurang dari 16 kali untuk segera mengganti hingga 16 kali pertemuan sebelum Ujian Akhir Semester.
    b. Pihak Universitas mengadakan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial UM. AIMA telah dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2010.
    3. Tentang keluhan atau protes dari “Laba-laba Batu” setelah kami konfirmasi ke Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) dan dosen yang bersangkutan, perkuliahan yang diadakan pada pekan sunyi justru atas permintaan mahasiswa. Jadi tulisan Saudara “DOSEN FILSAFAT PANCASILA YANG TANPA PEMBERITAHUAN PERSETUJUAN DARI PARA MAHASISWA TELAH MELAKUKAN PERUBAHAN JAM KULIAH DI WAKTU PEKAN SUNYI” tidak terbukti. Kami kesulitan konfirmasi pada Saudara karena Anda tidak menggunakan nama asli yang terdaftar sebagai mahasiswa HKn FIS sehingga kami sulit menghubungi dan mengklarifikasi.
    Sebagai mahasiswa yang bertanggungjawab dan ksatria seyogyanya tidak perlu menyembunyikan identitas, agar pihak kami mudah untuk melakukan klarifikasi demi menjaga objektivitas.
    4. Bila Saudara “Laba-laba Batu” memang terdaftar sebagai mahasiswa HKn, FIS UM dan mempuyai data yang obyektif silahkan menghubungi Pimpinan Jurusan dan atau Fakultas agar sebagai insan akademis kita dapat menyelesaikan masalah secara obyektif dan dalam mengambil keputusan mendasarkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Demikian tanggapan kami, atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

    Pembantu Dekan FIS.

    ttd,

    Prof. Dr. Sumarmi, M. Pd.
    NIP. 19620717 198701 2 001

  8. @gery
    Saudara Gery, keluhan anda silakan dialamatkan ke Bagian Pendidikan dan Kerjasama, Gedung A3, lantai1. Bagian Kemahasiswaan di Gedung A3, lantai3, memberikan layanan yang terkait dengan pengembangan minat, penalaran, informasi kemahasiswaan dan kesejahteraan mahasiswa.
    Terima kasih. Salam
    Fatmawati, Kabag Kemahasiswaan

  9. PROTES KERAS

    KETIKA PARA MAHASISWA HARUS MENGIKUTI SMUA PERATURAN YANG DI BUAT OLEH UNIVERSITAS PADA UMUMNYA DAN FAKULTAS (FIS) PADA KHUSUSNYA HAL ITU HARUS DAN WAJIB SESUAI PERATURAN YANG BERLAKU.
    NAMUN KETIKA KITA BERBICARA PERTURAN YANG HARUS DI PATUHI KARENA ATURAN DI BUAT UNTUK DI PATUHI SEPERTI YANGTERJADI AKHIR-AKHIR INI. DIMANA DOSEN FILSAFAT PANCASILA YANG TANPA PEMBERITAHUAN PERSETUJUAN DARI PARA MAHASISWA TELAH MELAKUKAN PERUBAHAN JAM KULIAH DI WAKTU PEKAN SUNYI.
    KETIKA BERBICARA HAK DAN KEWAJIBAN MAKA HAK KAMI SBG MAHASISWA UNTUK MENDAPATKAN HARI LIBUR DI HILANGKAN OLEH DOSEN BERSANGKUTAN YANG ADALAH KEWAJIBANNYA UNTUK MENGAKUI HAK KAMI. KENAPA HANYA KAMI MAHASISWA SAJA YANG DIPERSALAHKAN KETIKA TERJADI PELANGGARAN ATURAN SEDANGKAN DOSEN YANG MELANGGAR ATURAN SEPERTI DOSEN FILSAFAT PANCASILA DENGAN GAMPANG MENTIADAKAN PERATURAN TERSEBUT DENGAN DISERTAI ANCAMAN NILAI.
    KETIDAK ETISAN SEORANG DOSEN BERPRILAKU DEMIKIAN HARUSLAH MENJADI PERSOALAN PENTING, APALAGI DI UNIVERSITAS BESAR SEPERTI UM.
    KETIKA SUARA KAMI TIDAK DI DENGAR MAKA KAMI AKAN MENGGALANG TANDA TANGAN KEPADA SETIAP MAHASISWA YG MERASA DIRUGIKAN UNTUK MEMINTA DOSEN TERSEBUT DI NON AKTIFKAN ATAU KAMI AKAN BAWA MASALAH INI KE MEDIA CETAK.

  10. Pelayanan RR kurang memuaskan

    Harirabu pukul 8 pagi saya pergi ke gedung RR Untuk meminta SPMK, akan tetapi SPMK harus memakai model C,, akhirnya saya putuskan meinta SKM karena kebutuhan sangat mendesak. eh sama ibu2 pengurusnya malah ngotot nggak di kasi), sk boleh, alasannya nanti UM nggak mau membuatkan lagi (maksudnya itu lho apa).
    siangnya sekitar jam 10 pagi saya kembali kesana lagi untuk meminta SKM lagi (dilayani sama anak2 SMA magang bukan ibu2 tadi yg nggak bolehin), saya dijanjikan hari jumat selesai,,, eh setelah jumatan saya kesana masih belum selesai juga…saya tanyakan apa nanti jadi,, malah dijawab senin baru jadi… padahal kebutuhan saya mendesak, senin sudah ditunggu padahal rumah saya jauh diluar kota… mau ngepostkan pun sudah nggak da waktu karna dirumah terakhir ditunggu senin. ini bagaimana sih pelayanannya orang2 bagian kemahasiswaan. janjinya jumat kok malah molor2… susah banget ngurusi apa2 di kampus UM.

  11. Dulu, seingat saya, pusat TIK memiliki SMS Center. Mungkin SMS Center ini dapat dialihfungsikan sebagai layanan pengaduan atau bisa juga lewat YM dan email.

    Kalau lewat telepon memang kelihatannya lebih enak bagi si pengadu, tapi saya kira kurang efisien karena si penjawab harus mencatat pengaduan, bahkan harus pintar menahan emosi bila telepon terus berdering.

    Michael
    (Alumnus FS UM, mahasiswa PABTI-UM)

Komentar ditutup.