Tempat Parkir yang Ideal di UM

Hati saya “lega” ketika melihat pemandangan tempat parkir “sepeda motor” di Kantor Pusat UM karena sudah tidak berdesak-desakan lagi. Hal ini disebabkan bertambahnya 2 (dua) tempat parkir baruΒ  yaitu 1) di sebelah selatan Jurusan BKP dan 2) di halaman samping Kantor P3G (Jalan Veteran Malang).

Nampaknya mahasiswa Jurusan BK,Β  Jurusan Sejarah dan Jurusan Geografi sudah menggunakan tempat “parkir yang baru”. Semoga keadaan ini “tidak bersifat sementara” .

Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pembantu Rektor II UM dan Bapak Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan UM.

Malang, 8 Februari 2011

Djoko Rahardjo, Subbag Sardik BAAKPSI UM

8 tanggapan untuk “Tempat Parkir yang Ideal di UM

  1. kalo menurut sy sebaiknya diberlakukan parkir 1 tempat.
    pejalan kaki lebih leluasa, sistem pengamanan kendaraan jd lebih mudah, lingkungan kampus jd lebih segar karena tidak ada asap kendaraan bermotor, hemat BBM.
    serta 1 lg, menyehatkan.
    capek?
    cara berpikir yg seperti ini yg membuat negara kita sulit untuk menjadi negara maju.
    selalu ingin yg instan.
    cb pertimbangkan lg dengan efek positifnya.

  2. pak, untuk parkir tolonglah dibikin kartu parkir aja untuk semua mahasiswa yang punya motor. kalau di tiap tempat penitipan ditarik 500 perak, sehari masuk tempat parkir berkali-kali, tong pes betul.
    kayaknya ini juga yang membuat mahasiswa parkir motor di tempat yang seharusnya bukan untuk tempat parkir.
    kelebihannya, pihak kampus nggak perlu keluar banyak uang untuk bikin portal-portal yang menurut saya menghambat kreativitas mahasiswa.
    terima kasih.

  3. apakah ada tempat parkir untuk sepeda??
    karena ada sebagian mahasiswa yang menggunakan sepeda..

    tolong hal ini dipertimbangkan mengingat kami sebagian mahasiswa yang menggunakan sepeda selalu di diskriminasi…

    kami hanya ingin mendapatkan perlakuan yang sama seperti mahasiswa yang menggunakan motor atau mobil..

    DIMANAKAH TEMPAT PARKIR SEPEDA??

    SALAM GOWES…..

    Dimas CL
    FE – PTTN’08

  4. semoga tahun depan jumlah sepeda motor tidak bertambah banyak Pak. Barangkali perlu difikirkan kebijakan yang aga radikal, misalnya, lapangan sepak bola jalan gombong dan sekitarsnya dijadikan pusat parkir terpadu. itu berlaku baik untuk dosen dan mahasiswa, sehingga mereka harus jalan menuju tempat masing-masing

Komentar ditutup.