DI BELAKANG CITA CITA ADA DOA

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Sabda Nabi saw kepada Abu Dzar:”Wahai Abu Dzar,pugarlah kapalmu karena lautnya dalam,bawalah bekal sempurna karena perjalananmu jauh,peringanlah beban karena rintangan rintangannya berat sekali, ikhlaskanlah beban karena sesungguhnya Yang Maha Meneliti-Maha Melihat”
Ketika malaikat mendatangi calon bayi keturunan Adam as yang akan di lahirkan dari tulang belakang sang ibu,untuk mengambil perjanjian (yaumil mitsaq), malaikat pun terkejut begitu melihat betapa banyaknya keturunan Adam as di bumi,lalu berkata kepada yang Maha Pencipta,”wahai Tuhanku,mereka tidak muat di dalam dunia ini,Allah berfirman”Aku akan mematikan mereka”,kata malaikat meneruskan”hidup mereka tentu tidak bahagia” firman Allah lanjutnya,”hendak Aku cetuskan cita cita dalam diri mereka”
Malaikat begitu kasihan pada anak turun Adam as yang kini rata rata usianya pendek tak seperti manusia terdahulu,sehingga tak bisa menikmati kenikmatan hidup di dunia, jadi kalau kita cermati dialog diatas ternyata mengandung makna bahwa di belakang cita cita ada doa dan rahmat,memang bila kita fikirkan apa jadinya jika manusia dalam mengarungi kehidupan ini tiada mempunyai cita cita? tentu akan porak porandalah kehidupan seseorang baik dunia maupun akhiratnya
Kita semua sama tahu makna apa yang terkandung dalam suatu cita cita?juga syarat apa yang bisa menghantarkan seseorang agar mencapai cita cita?dan yang jelas kitapun menyadari betapa mahalnya harga sebuah kesuksesan,keberhasilan dan kemuliaan.untuk itu manusia dituntut untuk berfikir agar bisa menumbuhkan perencanaan perencanaan yang strategis agar lebih matang,ibarat orang yang menguasai medan walau berjalan di malam gelap pun akan sampai juga ketujuan,semakna dengan ungkapan”bekerja lebih pintar lebih baik dari bekerja lebih keras” kalau kita ambil contoh dari urusan dunia serta kemuliaannya seseorang pingin jadi presiden,untuk mencapainya syarat utamanya adalah dengan ilmu,membutuhkan berfikir ekstra,membutuhkan pengorbanan lainnya termasuk doa kepadaNya
Saat ini bertepatan dengan datangnya tahun ajaran baru untuk mereka khususnya orang tua yang anaknya akan memasuki sekolah atau perguruan tinggi yang baru,fenomenanya selalu terulang seperti tahun tahun yang lalu mulai dari suara yang minor,opini yang menyesatkan,dan ujung ujungnya adalah suara desah masyarakat menggaung di pelosok negeri,tapi bagaimanapun juga mereka tetap menerima kenyataan itu,karena mereka sadar bahwa manusia dan pendidikan adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan sebagaimana manusia dan kehidupannya,mahalnya biaya pendidikan telah disepakati dalam bentuk kerjasama antara pemerintah dan masyarakat,jadi semua problema itu adalah timbul dari masyarakat dan penyelesaiannya pun dari masyarakat serta manfaat nya juga untuk masyarakat.
Di era sekarang pendidik dituntut dengan metode pendidikan modern,yang kalau dulu metodenya disebut tradisional dengan ciri “guru berkata murid mendengarkan” tapi kini pendidik benar benar dituntut tanggung jawab,peran dan fungsinya,disamping sebagai pemimpin juga sebagai fasilitator dengan memanfaatkan perkembangan media pembelajaran dan menekankan atas prestasi akademik.
Dan memang metode pembelajaran ini sejalan dengan perubahan yang terjadi pada cara berfikir anak anak sekarang, (yang kata spencer perubahan secara evolusioner) dan memang terbukti tidak sedikit anak anak sekarang yang mempunyai otak cemerlang tapi juga tak sedikit dari mereka yang cita citanya kandas hanya karena terbentur oleh masalah pembiayaan.
Pernik dalam bercita cita memang relative dan sekecil apapun semua akan berhadapan dengan aral melintang, bagi yang telah sukses dari kerja kerasnya bukan berarti sudah final, karena banyak hal yang masih terkait yang harus disempurnakan,begitu juga mereka yang masih selalu menemui kegagalan.. kalau kiyai bilang ”itu adalah hal wajar namanya saja ujian hidup”
Tapi banyak konsep nasihat kalau hati kita ingin disegarkan, contoh lagu”Don’t stop til you get enough”yang divokali oleh Michael Jackson…berisi nasehat,”Jika anda menginginkan sesuatu,anda dapat memilikinya selama anda berkeinginan kuat dan bekerja keras untuk mencapainya,jadi teruskan usaha anda,jangan berhenti sampai anda merasa cukup” (suhartono)