IMO masthead and mascot design contest

Sekedar Berbagi Info…

Ada lomba di sini

May 23, 2011
We would like to have a new IMO masthead and mascot to replace the existing ones, but this time we will hold a competition for readers to post their best IMO masthead and mascot design.

Prize: A 32-inch Samsung LCD TV for the best design.

Below is the current IMO masthead (left) and mascot (right).

 

The current IMO mascot depicts a young woman, a young man and a mature man. They symbolize a wide range of ages who could be IMO bloggers. So, please keep in mind when you make a new IMO mascot that IMO bloggers range from students to professionals, from ordinary men and women to experts.

How to participate:

1. Create an account at http://imo.thejakartapost.com/wp-signup.php

2. Post your IMO masthead and mascot design in your IMO blog account and give us a brief description of your design 3. Tweet and/or share it on your Facebook account so that others can re-tweet or “like” your design. This will be considered when we determine the winner. When you tweet don’t forget to add @blogIMO so that we can re-tweet yours too.

4. Copy and paste the following sentence into your blog entry either before or after your story: “This blog post is my submission to the IMO masthead and mascot contest”.

5. Don’t forget to email us your full name, address, phone number and link to your blog post. Mail these details to thejakartapost@yahoo.co.id with the subject heading “IMO masthead and mascot contest“. Deadline for submissions: July 15, 2011 The winner will be announced through the IMO blog on The Jakarta Post website and in The Jakarta Post daily newspaper. For further information, please email us at thejakartapost@yahoo.co.id and follow @blogIMO.

 

 

Satu tanggapan untuk “IMO masthead and mascot design contest

  1. Saya mahasiswa HKn(Hukum dan Kewarganegaraan).

    saya mau tanya. kenapa renovasi masjid al hikmah UM yang serambi selatan belum selesai-selesai juga sampai sekarang?sedangkan tahun ajaran baru mau dimulai. Seringkali banyak orang tua pengantar calon mahasiswa baru yang memanfaatkan masjid sebagai tempat istirahat sambil menunggu anaknya tes atau registrasi. Kenap tidak disegerakan untuk diselesaikan. Karpet masjid pun tidak setiap hari dipasang.

    Fasilitas masjid minta tolong lebih diperhatikan. Mukena sering didapati tidak layak pakai. Yang menyediakan dan mencucinya siapa? Terkadang juga berantakan untuk mukenanya. Biar terlihat lebih rapi, ditaruh saja dalam lemari mukena. Perlu adanya lemari mukena.

    Semoga keluhan saya bisa segera untuk ditindak lanjuti untuk kenyamaan ibadah bersama. Untuk kesan positif juga ke orangtua calon maba.Terima kasih.

    CATATAN REDAKSI: SDRI DIHARAP SEGERA MEMBUAT TULISAN BARU, BUKAN BERKOMENTAR PADA TULISAN YANG TIDAK BERKAITAN. DALAM 2 HARI, KOMENTAR INI AKAN DIHAPUS.

Komentar ditutup.