UNTUNG RUGI JIKA SUKA GANTI NOMOR PONSEL.

Komunikasi yang efektif merupakan bagian penting yang perlu  diperhatikan di era informasi ini. Bagaimana seseorang dengan cepat bisa dihubungi pada saat “genting”. Oleh karena itu memiliki nomor telephon/ponsel merupakan kebutuhan mendesak. Data di Bagian Kemahasiswaan, mahasiswa yang melakukan pendaftaran beasiswa dan menyusun proposal PKM sebagian besar sudah menyertakan nomor telephon yang bisa dihubungi.

Mengingat kebutuhan masyarakat yang begitu besar, banyak tawaran dari perusahaan jaringan telephon yang berani memberikan harga promo semurah mungkin. Tidak jarang konsumen tertarik membeli kartu perdana yang lebih murah dan mengganti nomor yang telah dimiliki. Dari pertimbangan ekonomi, konsumen  diuntungkan dengan banyaknya pilihan tersebut, dan tidak ada aturan jika seseorang berganti-ganti nomor ponsel. 

 Namun demikian, ada hal lain yang “terlupakan” bahwa dengan sering berganti nomor ponsel, orang-orang yang telah menyimpan nomor telephon anda menjadi kehilangan kontak. Lembaga/unit kerja yang telah anda beri nomor ponsel sebelumnya juga kehilangan kontak, dan pada akhirnya anda tidak bisa dihubungi. Kejadian seperti ini bisa “merugikan” kedua belah pihak. 

Saran saya, jika berganti-ganti nomor silakan memberitahukan kepada teman-teman dan lembaga yang telah menyimpan nomor ponsel anda. Untuk pendaftar beasiswa dan pelaksana PKM langsung melapor ke A3, lantai3 agar direvisi di data based beasiswa/PKM. Silakan mencoba.

Trima kasih. Salam.

Fatmawati, Kabag Kemahasiswaan

11 tanggapan untuk “UNTUNG RUGI JIKA SUKA GANTI NOMOR PONSEL.

  1. mipa 2010
    saya setuju dengan artkel ini, memang hal itu kadang menyusahkan banyak orang seperti yang pernah sya alami juga.

  2. jika ingin ganti-ganti nomor ponsel, sebaiknya mempunyai dua nomor, satu nomor tetap dan satunya lagi ganti-ganti

  3. @Haritsah
    Sebagai konsumen sudah sewajarnya mencari yang lebih murah. Kenapa saya menulis topik seperti ini, salah satu alasannya adalah gonta-ganti nomor ponsel yang sudah dituliskan pada identitas pendaftar beasiswa, pelaksana PKM dan berbagai dokumen di Kemahasiswaan, sangat menyulitkan kami. Gonta-ganti nomor tidak melanggar hak asasi manusia, tetapi bisa menyulitkan manusia lainnya.
    Seringkali kami dihadapkan pada situasi sulit. Kalau mahasiswa yang kami hubungi statusnya masih calon penerima misalnya, otomatis langsung kami gugurkan dan diganti calon lain yang memenuhi syarat dan bisa dihubungi. Situasinya akan sangat sulit kalau mahasiswa yang dihubungi sudah ditetapkan sebagai penerima beasiswa/pkm, tetapi tidak ada nomor yang bisa dihubungi. Pelacakan sampai ke alamat rumah dan kost melalui 108 juga kesulitan, karena belum tentu di rumahnya ada nomor telephon.
    Menurut saya, kalau mau cari yang murah silakan saja gonta-ganti nomor, tetapi dimenej dengan baik, dengan cara memberitahukan kepada kami untuk direvisi datanya. Tidak sulit kan?
    Terima kasih. Salam

  4. Ya wajarlah mahasiswa kan butuh yang penting murah buat sms dan banyak bonusnya, kalau sudah berpenghasilan yang cukup dan tidak mikirin mahalnya pulsa biasanya sudah tidak gonta-ganti nomor.. ^_^

  5. sihabudin-fmipa

    Namanya juga manusia. Selalu ingin yg lebih. Lebih murah, dll. Kalau pendapat saya, pakai 2 hp saja. 1 hp yg standart (sms, telp). Sehingga nmr yg lama yg sudah menyebar tetap aktif.
    Apalagi skrg zamannya browsing lewat hp. Tarif murah sngt banyak… Manusia yg normal juga pasti ingin dpt yg lebih murah.

  6. umumnya, orang yang suka ganti nomor adalah orang yang pada dasarnya tidak siap memiliki HP. Gampang tergiur oleh promosi tarif murah. Dugaan saya, orang yang seperti ini tidak menempatkan hp sebagai alat komunikasi dan tidak menghargai koleganya. Saya tidak pernah menyimpan nomor orang yang suka ganti nomor hp, kecuali orang tersebut memberitahu. so…. nomor hp saya tetap saja selama 10 tahun ini ha…..

  7. setuju …
    prinsip saya kalo ybs ganti ponsel dan telat informasi karena tidak dapat dihubungi atau tidak membaca ARTIKEl ini, berarti kita sudah gugur kewajiban dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

    pengalaman pribadi, teman-teman kuliah kalau menghubungi saya sampai sekarang masih tetap sambung karena tidak pernah ganti nomor, yang ada tambah nomor … he he he he…

    ekowahyu-fs um

Komentar ditutup.