Beranda > 3-Pertanyaan > DOA PADA UMUR SENJA

DOA PADA UMUR SENJA

14/06/2011

bismillaahirrahmaanirrahiim

..sehingga apabila dia Telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah Aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang Telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya Aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya Aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.(Al Ahqof:15 )

Makna ayat diatas merupakan teguran Allah yang penuh keterbukaan,mengingatkan kita akan nikmat nikmat yang telah kita terima selama ini,

Masa lalu, visi yang dimudahkan olehNya melalui peran orang tua yang menyediakan sarana dan prasarana (dalam bentuk materi) bahkan tiada hari tanpa di iringi doa dari mereka sehingga mencapai tingkat pendidikan yang tinggi atau keberhasilan yang dicapai dengan bekerja keras secara mandiri hingga terwujud semua yang jadi impiannya, dan semua adalah berkat campur tangan dan keridhaanNya.

Masa kini dengan posisi yang mapan,semua kebutuhan mudah didapatkan sekaligus berperan sebagai orang tua dari anak anaknya begitu juga duniapun mengalami perubahan perubahan pesat seiring bertambahnya usia dan sampailah pada umur empat puluh tahun dimana setiap individu dituntut untuk peka, karena di era ini kehidupan harus bisa diterobos dengan pilihan yang pasti dan berani mengupas, mengurai ketidak pastian yang banyak dipicu berbagai argumen yang rawan dengan tipu daya dan ujung ujungnya mengarah pada pengingkaran terhadapNya dan hal ini telah di tandai oleh berbagai keterpurukan, berbagai krisis atas aqidah maupun moral manusia.

Usia ke empat puluh tahun adalah usia yang istimewa menurut Allah swt, karena pada usia tersebut adalah di turunkannya kematangan,kebijaksanaan sebagaimana Nabi saw diangkat jadi RasulNya begitu juga terangkatnya para pemimpin dunia dsb.

Usia empat puluh adalah pintu gebang kehidupan baru bagi seorang hamba yang telah mengetahui jalan simpang antara derita dan bahagia, dari pintu ini secara final manusia harus siap menjawab, membuat perubahan sebagai hambaNya atau justru teggelam dalam kekelaman.
Halangan dan rintangan pasti mengunjungi manusia tak pandang bulu, bagi yang kaya dan yang papa, bagi yang pandai dan yang bodoh, bagi yang awam atau ulama, semua akan dihadapkan pada positif dan negatifnya, sedang jawabannya adalah pertolonganNya.

Umur empat puluh kata syaikh al Arif dalam kitab”al bahrul mawrud”mengatakan,hendaklah mempersiapkan diri dengan melipat kasur kasur, sedang perjalanan menuju kepadaNya dalam tarikan nafas, hitungan detik tiada tenang dalam hidup,dan banyak lagi nasehat ulama salaf lainnya.
Pada sisa hidup ini mudah mudahan kita semua bisa menata ulang dan mencari jalan terdekat menggapai belas kasih dan ampunanNya ….amin

Kategori:3-Pertanyaan Tag
  1. djoko rahardjo
    15/06/2011 pada 8:15 | #1

    Yth. Pak Suhartono

    Tulisan bapak isinya bagus dan bahasanya mirip bahasa para penyair, kadang terasa “puitis”. Saya sarankan tulisan ini (Doa pada Usia Senja) dimasukkan ke dalam “Berkarya dan Terus Berkarya” bukan di “Suara Kita”. Sebab tulisan ini termasuk “karya tulis”. Keuntungan di “Berkarya dan Terus Berkarya” tulisan tidak cepat tergeser/tergusur. Terima kasih.

Komentar ditutup