BALAGHAH

“ Inna minal bayaani lasikhraa wa inna minasy syi’ri lakhikmah “
“Sebagian dari ilmu bayan ( balaghah ) itu benar benar mengandung kekuatan yang memukau seperti sihir dan sebagian dari syair benar benar mengandung hikmah” ( HR.Bukhari)
Albayan adalah seni keindahan bahasa yang konon pada zaman sebelum islam datang, tradisi orang Arab suka membuat syair dan bagi yang pandai syair akan mendapat tempat yang baik dimasyarakat arab saat itu.Suara hati yang diekspresikan secara bebas baik melalui lisan maupun tulisan,kalau bersentuhan dengan fenomena yang ada memang bisa setajam pisau ibarat sihir yang bisa merubah api menjadi embun, benci menjadi cinta, hanya dengan rangkaian kata masyarakat yang tenang bisa jadi bergolak.Tiada problem yang tiada terjawab bahkan sedih atau suka terserap begitu saja dalam hati yang seluas samudera.
Secara umum sejak dulu sampai sekarang yang namanya syair kebanyakan tertuang bebas dan bersifat lahiriah atau fiksi belaka,kadang dalam bentuk prosa panjang, kadang dalam bentuk puisi,pantun dan sejenisnya.kalau masalah hikmah atau ibarat sihir tergantung seseorang yang menerjemahkannya.saya contohkan ungkapan dari suasana hati: ………………..
Kutanggalkan lembaran dukaku, dibuih ombak yang memutih
Diujung gelombang laut biru, berharap tenang segera teraih
Kusapa tebing setelah pantai, kusimpan nestapa dibalik karang
Berharap tiada seorangpun tahu, betapa lembabnya hatiku ini
Kalau balaghah itu berbicara soal hikmah, ranahnya adalah spiritual pada tahapan ketinggian akhlaq, disana ada sejuta hikmah, disana ada cinta tak terbatas karena disana ada tetesan ilham Ilahi yang memaksa gumpalan hati sama menunduk, silau akan Nur Nya yang menusuk jiwa tebarkan kasih sayang penuh kembutan sejati, tidak seperti apa yang dipropagandakan oleh Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung dalam bukunya”Phychology and Religion”yang diterjemahkan oleh Dr.Amir An Najar, yang mengatakan – ungkapan cinta suci para ahli spiritual adalah pengaruh dari kecenderungan biologis yang terpasung,juga sebab kegagalan biologis dalam perjalanan cintanya atau pembangkangan energi seksual yang terhalangi dari balik moto keluhuran dan kesucian palsu…., kalau menurut saya siapapun orangnya kalau bukan ahlinya penelitian itu takkan bisa menemukan jawabannya …Demikian sekedar respon dari Hadits diatas dan wasalaamu buat ikhwan di UM

2 tanggapan untuk “BALAGHAH

Komentar ditutup.