[SELESAI] Usulan: Pedoman Menulis dan Berkomentar

Rubrik Berkarya dan Suara Kita di um.ac.id ini memberi kesempatan kepada Anda untuk Menulis dan Berkomentar yang memungkinkan Anda untuk berbagi opini, berdiskusi, bertanya, dan/atau menjawab pertanyaan. Berikut dikemukakan Pedoman Menulis dan Berkomentar yang harus Anda patuhi.
  • Tulisan berkaitan dengan UM dan/atau kebutuhan warga UM.
  • Tulisan dan komentar tidak boleh berisi muatan perjudian, penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, pemerasan dan/atau pengancaman, dan/atau yang melanggar kesusilaan.
  • Tulisan dan komentar tidak boleh berisi kebohongan, penyesatan, dan penyebaran rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
  • Hormatilah dan hargailah sesama pengirim tulisan dan pengirim komentar.
  • Gunakanlah gaya tulisan dan tanda baca standar. Kalimat, ungkapan, dan pilihan kata, dan tanda baca standar akan membantu dan memudahkan pembaca memahami tulisan dan komentar Anda.
  • Gunakanlah bahasa yang sopan. Oleh karena itu, jangan menggunakan kata-kata kotor, caci maki, bahasa kasar dan/atau ungkapan yang melanggar norma kesantuan berkomunikasi.
  • Rubrik ini adalah forum umum. Oleh karena itu, jangan memposting informasi pribadi, antara lin,  nomor telepon, alamat e-mail atau surat, informasi kartu ATM, dan/atau informasi kartu kredit milik Anda atau orang lain.
  • Tulisan dan komentar harus merupakan hasil pemikiran Anda sendiri. Oleh karena itu, tidak boleh ada plagiasi, antara lain, menyalin materi, merek dagang, atau kekayaan intelektual lainnya milik orang lain, termasuk di dalamnya mengambil dan menempelkan konten dari situs web lain. Jika mengutip atau merujuk, gunakanlah tatacara pengutipan dan perujukan yang benar.
  • Penulis dan pemberi komentar harus berperan sebagai diri sendiri, tidak boleh berperan sebagai orang lain.
  • Dilarang memposting HTML, virus, atau kode jahat lainnya.
Redaksi berhak menolak atau menghapus tulisan dan komentar yang tidak sesuai dengan pedoman ini, ketentuan web um.ac.id, peraturan UM, dan/atau peraturan perundang-undangan. Redaksi berhak untuk menghentikan kesertaan Anda jika ada pelanggaran. Redaksi tidak bertanggung jawab secara apa pun atas tulisan dan komentar yang dikirim oleh pengguna.
MOHON KOMENTAR DAN USULAN PERBAIKAN!
Malang, 1 Mei 2012
Dawud
Dekan FS, anggota Pokja

8 tanggapan untuk “[SELESAI] Usulan: Pedoman Menulis dan Berkomentar

  1. @ Pak Yoyok Adisetio Laksono,
    Pokja IT mengharapkan masukan yang baik dari para pengguna kemudian mencoba mewujudkannya dalam bentuk yang mampu dilakukan.

  2. Kalo biasanya di forum-forum ada kejadian.

    Member A (newbie=anak bawang) melakukan kesalahan (karena tidak baca rule).

    Member B (senior yang peduli dan tegas), hey kamu ini belum baca peraturan ya? Baca dulu sebelum komentar !!

    _____________________________

    Kalo saya lihat disini, misalnya saya orang baru disini maka yang saya perhatikan sebagai “Pedoman Menulis dan Berkomentar” adalah yang di sebelah kanan atas, sudah ditebalkan plus di kasih warna orange. Mencolok!

    Isi Tulisan dan Komentar

    1. Tulisan berkaitan dengan UM (lihat menu kategori yang ada).
    2. Gunakan bahasa Indonesia yang benar.
    3. Tulisan/komentar disampaikan dengan sopan.
    4. Komentar sesuai dengan isi tulisan.

    Sementara pedoman sebagaimana disampaikan Pak Dawud di atas, tidak kepikiran.

    Hadi

    Alumni FSUM

  3. @ekowahyu.s

    Siip, kita tunggu gebrakan Pokja IT terhadap maunya kita semua yang terkadang saya sadari kemauan saya agak menggebu-gebu dan macam-macam. Tetapi intinya saya berharap Suara Kita dan Berkarya bisa menjadi lebih baik.

  4. Itulah kenapa ada anjuran untuk mencantumkan nama dan unit kerja bagi dosen/karyawan atau nama, nim dan jurusan bagi mahasiswa agar suaranya bisa direspon apabila ada keluhan maupun usulan.

    Meski ini adalah konsumsi publik tetapi ini kan wadah bagi warga dan civitas akademika UM.

    Kalo PTIK harus mengakomodasi yang sifatnya teknis seperti itu kan juga kurang pas karena load mereka kan juga banyak, baik dari sisi software, hardware maupun web.

    Tapi yah ini kan hanya opini, semua kembali ke pembuat kebijakan.
    Yang penting mari kita kawal bersama SUARA KITA, Suara Rakyat UM.
    Dan kembali ke porsi masing-masing.

    ekowahyu.s – fs um

  5. @ekowahyu.s

    Oh begitu ya? Apakah setiap web blog harus tidak boleh ada interaksi antar pribadi?

    Menurut saya jika ada interaksi lanjutan terhadap tulisan disini perlu diberi semacam saluran, entah bentuknya seperti apa, mungkin bisa lewat redaksi.

    Saya membayangkan misalnya ada warga UM menemukan sesuatu yang fenomenal dan disampaikan disini dan kemudian ada pihak luar tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut tentunya sayang sekali jika kesempatan ini terlewatkan hanya karena mereka tidak bisa kontak secara langsung.

  6. Wah ini lebih lengkap dari usulan saya. Saya setuju Pak.

    Saya ada usulan tambahan, kadang dalam forum ada yang ingin berdiskusi lebih lanjut secara pribadi sehingga mereka sering memberi nomor HP atau email melalui saluran Private Message (PM*). Untuk itu alangkah baiknya di forum ini juga ditambahkan fasilitas PM ini sehingga untuk kasus tertentu antar anggota dapat saling berbagi informasi pribadi tanpa terekspos oleh publik.

    *Catatan: Bagi yang belum mengetahui PM, PM adalah fasilitas seperti email namun hanya aktif saat user log ke suatu forum, jadi user hanya bisa membaca dan mengirim email saat log di forum.

Komentar ditutup.