Situs Jejaring Sosial ternyata Anti Sosial

Bissmillah Arrahman Arrahim
Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Wah, dah lama neh aLe ga submit artikel kesini,
Btw aLe mo mencoba beropini neh,
Ya, jelas Subyektif sekali,
Tapi kita bisa diskusikan disini.

Seperti judul diatas,
Situs Jejaring Sosial ternyata Anti Sosial,
Sangat luas maknanya,ย tapi aLe akan coba deskripsikan,

Apa sih situs Jejaring sosial itu?
Adalah situs yang dapat memfasilitasi sosial atau pertemanan antar pengguna situs tersebut.
Nah, makin bingung khan? ๐Ÿ˜€
Ok, contoh mudah adalah Friendster, atau yg lagi booming, FaceBook dll. Yeah, pasti sudah paham kan sekarang?

Nah, kenapa situs Jejaring sosial tersebut malah aLe katakan Anti sosial?
Sekarang contoh kasus FaceBook,
Bayangkan, para penggunanya selama berJamยฒ asik duduk didepan kompter ato Laptop, hanya untuk menunggu komentar atau saling reply komentar di thread sendiri atau temannya.
Betapa, si pengguna tersebut asyik sendiri dikamar dan tak bersosial lagi dengan tetangganya, bahkan teman dekat yg biasanya maen kelereng bareng setiap hari jd merasa ditinggalkan.
*emang msh musim ya kelerengan?* ๐Ÿ˜›

Dari kasus diatas, efek situs Jejaring sosial ternyata tidak bagus, walaupun tdk semua pengguna seperti itu, tp kebanyakn cenderung spt itu.

FaceBook ato Friendster dan situs jejaring sosial lainnya hanyalah fasilitas, jadi tidak dpt disalahkan. Pengguna lah yg harus bijak dlm memanfaatkan fasilitas tersebut.

Yup, kesimpulannya:
Janganlah berlebihan terhadap segala sesuatu,
Karena tidak baik efek dan hasilnya.
Silahkan jika ada yg keberatan atau ingin menambahi.

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

~ ~ ~
aLe
wwW.aLixwiJaya.Com

aLe - www.alixwijaya.com

aLL aBout me? Visit www.alixwijaya.com/about pLease ;)

4 tanggapan untuk “Situs Jejaring Sosial ternyata Anti Sosial

  1. Tenang saja mas, orang Indonesia itu masih suka bersosialisasi kok, silahturahminya orang Indonesia kan sangat bagus.
    Situs jejaring sosial kebanyakan digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan teman lama, teman baru.
    Dampak negatifnya tidak terlalu besar menurut saya, khususnya untuk masyarakat Indonesia. Soalnya budaya sapa menyapa, ramah tamah, sopan santun, dll masih sangat kuat di Indonesia. Facebook dan sejenisnya hanya alat untuk komunikasi saja kayak Hape. Jadi kabar teman yg sedang kuliah di jerman masih tetep bisa terdengar! Bahkan temen lama yang sudah lama gak menampakkan hidungnya, tiba-tiba bisa ketemu di situs jejaring sosial.

Komentar ditutup.