Kembang Pete (Iwan Fals)

Kuberikan padamu Setangkai kembang pete Tanda cinta abadi Namun kere
Buang jauh jauh Impian mulukmu Sebab kita tak boleh Bikin uang palsu Kalau diantara kita jatuh sakit Lebih baik tak usah ke dokter
Sebab ongkos dokter disini Terkait di awan tinggi Cinta kita cinta jalanan- Yang tegar mabuk di persimpangan
Cinta kita cinta jalanan Yang sombong menghadap keadaan Semoga hidup kita bahagia Semoga hidup kita sejahtera
Kuberikan untukmu Sebuah batu akik
Tanda sayang batin Yang tercekik Rawat baik baik Walau kita terjepit
Dari kesempatan Yang semakin sempit
Roda waktu yang terus berjalan, sedangkan kehidupan mahluk tak selamanya bisa mengikuti cerita perjalanan matahari, lahir, tumbuh kemudian mati. Hanya jejak jejak merekalah yang dikabarkan oleh alam ini bahwa manusia telah banyak membuat luka disepanjang zamannya. Balada hidup itu berangkat dari awal pilihan, sedangkan persaingan adalah konsep yang perlu mendapat perhatian karena sadar atau tidak mereka akan terlibat dalam interaksi sosial yang istilahnya”rebutan balung” makanya ada lembaga pendidikan dalam promosinya dapat menyiapkan lulusan yang siap bersaing didunia global – dan seterusnya. Persaingan itu pasti terjadi sebab sudah menjadi fitrah manusia yang dituntut oleh naluri untuk mencari jawaban masa depannya, menelusuri bidang bidang kehidupan yang nasibnya masih terbungkus oleh tirai kelabu. Diantara mereka ada yang takut untuk bersaing,takut akan tantangan, sehingga bayangan kegagalan ikut menghantuinya dan akibat ketidak percayaan diri itu akan membawa kehidupannya menjadi pecundang, kacau jauh dari ketenangan. Bersaing dalam bisnis, bersaing dalam mencari pasangan hidup, termasuk berkompetisi agar bisa masuk kuliah di perguruan tinggi negeri apalagi sekarang musimnya pendaftaran- tahun ajaran baru dll. kalau kita berfikir positif sesungguhnya persaingan itu penting, salah satu hikmahnya adalah bisa menjadi jalan dalam pembinaan diri agar menjadi terbaik sehingga bisa menghantarkannya pada keberhasilan yang hakiki,Tuhan berfirman dalam alqur’an: wafii dzaalika falyatanaafasil mutanaafisun artinya: ”dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba lomba”(al Muthaffifin;26) Jadi ternyata Tuhanpun menganjurkan agar hamba hambaNya berjuang, bekerja keras, berlomba dalam kebaikan dan tidak berputus asa walaupun tantangan itu selalu menghadang… marilah kita tanggalkan keraguan, rasa kecemasan yang berlebihan yang timbul dari diri sendiri maupun dari sebab pengaruh orang lain karena ketenangan dan kejernihan hati akan mengatakan bahwa kegagalan, kekalahan maupun kemiskinan adalah konsekuensi logis dari dinamika kehidupan manusia, dan masih ada kemungkinan atau pilihan lain yang masih menunggunya