[selesai] NASIB TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA) DHARMA WANITA UM

Tempat penitipan anak (TPA) Dharma wanita UM memang sudah berpindah tempat, dari yang dulunya di  jalan Ambarawa (Depan Poliklinik) pindah ke jalan Veteran (Gedung ex P3G). Namun dari sisi fasilitas serta pelayanan masih sangat minim sekali, beberapa diantaranya :

  1. Jumlah anak yang bisa di titipkan disana masih sangat mnim, (jumlah pasti anak yang bisa ditampung bisa di konfirmasi ke TPA UM)
  2. Tenaga perawat anak hanya satu (1) orang. Tenaga perawat sebenarnya harus di tambah, agar anak yang bisa ditampung juga semakin banyak. UM sebenarnya punyak banyak tenaga, bisa dari alumni PAUD, PLS atau yang lain, bisa juga dari tenaga pegawai UM.

Tapi yang menjadi pertanyaan sekarang adalah,

Apa sebenarnya tujuan dari didirikannya TPA Dharma Wanita UM?

Apakah hanya sekedar biar ada TPA ( hanya sebagai sebuah presti’s, Di UM lho ada TPA nya!” ), jadi tidak perlu ada yang namanya penambahan fasilitas maupun tenaga, karena memang tujuannya hanya sekedar ada.

Atau

TPA UM di buat dengan tujuan yang lebih mulia yaitu untuk membantu Pegawai UM yang mempunyai anak, supaya pekerjaan tidak terbengkalai karena sibuk mengurus anak, anak juga tidak terlantar karena di rawat di TPA.

Mohon Menjadi renungan buat bapak- bapak pengmabil kebijakan di UM, agar Memperhatikan NASIB TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA) DHARMA WANITA UM.

TERIMA KASIH

3 tanggapan untuk “[selesai] NASIB TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA) DHARMA WANITA UM

  1. iyyaa….bener…
    sy sbg “tetangga”nya jg kurg respect k TPA UM….
    pegawaix cuma 1…takutx anak2 yg dititipkan di sana kurang diperhatikan….
    dan pegawai tersebut selalu datang siang…sehingga terkadang orang tua “ngemper” d depan TPA…pdhl orang tua juga keburu berangkat kerja jugaa,,,,,
    jd bs dibilang TPA UM kurg recommended…..!!!!

  2. satu lagi yang terlupakan…
    bagi penitip anak kan membayar (mohon dikoreksi jika salah),
    sementara di situ notabene adalah PNS yang sudah digaji pemerintah.

    kenapa iuran dari pengguna layanan tidak dipakai untuk mempekerjakan staff perawat/pengasuh lagi?

    bagi karyawan/dosen di UM, keberadaan tempat penitipan anak ini sangat krusial,
    jika bisa maksimal, bisa jadi staf/dosen tidak perlu membawa serta anaknya yang masih kecil saat jam kerja

    tapi ya ndak tau lah ….. ini kan sekedar opini yang belum tentu mendapatkan respons

Komentar ditutup.