[SELESAI] kegiatan Inagurasi Vs LDK

Inagurasi sebenarnya kegiatan seperti ap tho itu?
kenapa semua maba wajib mengikuti kegiatan tersebut dan jika maba tidak wajib mengikutinya selelu dalam peraturan kegiatan tersebut tercantum bahwa SERTIFIKAT PKPT tidak akan diserahkan?
sungguh ironis kegitan inagurasi di selenggarakan setelah kegiatan PKPT berlangsung namun embel”nya sertifikat akan ditahan bila maba tidak menguikuti kegitan inigurasi tersebut?
ketika adeq ( FT/TS/PTB) BERTANYA KEPADA BEM FT mengenai hal tersebut adeq dilayani oleh kakak bem dengan kurang sopan dan menjawab pertanyaan dari adeq dengan memperhatikan layar monitor yang lagi on kan untuk games… sunggu aneh padahal kakak bem adalah senior kita yang seharusnya menjadii contoh yang baik,,,
saya herannya lagi kegiatan inagurasi diwajibkan dan dilaksanakan pada malam hari dan sementara pada keesokan harinya kami maba masih mempunyai jadwal kuliah ( inagurasi TS pada kamis, 20 september 2012 jam 18.00 – 22.00 )… sungguh sangat uniq saya menilai hal ini?
sementara ketika adeq bertanya mengenai manfaat dari kegiatan inagurasi ini dan jawabannya hanya sebagai simbolik penerimaan maba saja?
lalu mengapa hanya sebai simbolik penerimaan maba kami harus mengenakan aksesoris yang anh” juga dan kenapa jadwal kegiatan sangat membebankan pada peserta kegiatan?
belum lagi terkendalanya peserta dengn angkutan yang jarang beroperasi di malam hari?
sungguh saya sebagai maba sangat heran dengan hal ini padahal senior kita adalah seorang MAHASISWA yang berperan sebagai agent of cange, namun tetap saja kegiatan ang tidak jelas manfat\atnya dan bahkan malah membebankan tetap terselenggara,,, mohon penindakan dari fihak universitas atau yang mengevaluasi kegiatan seperti ini untuk menindak lanjutinya…

LDK yang jelas banyak manfaatnya,, ,, namun juga tidak membebankan bagi para pesertanya,,,
meskipun ini diwajibkan namun masih ada toleransi bagi kami maba BM yang juga mendaptkan jadwal kegiatan dari universitas untuk tetap mengikut kegiatan tersebut naun tetap dengan bukti adnya kegiatan diselenggarakan ( motivasi)
saat adeq bertanya mengenai jadwal LDK yang bersamaan dengan kegiatan maba BM di universitas adeq mendapatkan penjelasan dan solusi yang menyenangkan dan puas dengan penjelasaan kakak HMS adeq sangat berterimah kasih mengenai hal ini disini kami mendapatkan pemeblajaran tersendiri bagaimana melayani seorang junior dengan baik….
bukannya saya membedakan atau memihak salah satu namun saya ingin meluruskan peranan MAHASIWA dalah sebagai agent of cange agent perubahan yang tentu berubah kepada hal yang lebih baik bukan malah membebankan,,,,
kita mahasswa UNIVERSITAS NEGERI MALANG, harus benar benar menjadi bagian dari UM THE LEARNING UNIVERSITY dan menerapkan ASAH,ASIH,ASUH sebagaiaman mestinya dalam lingkup kegitan hidup kita ( mahasiswa UM )
mohon tindakannya,,, terimah kasih

10 tanggapan untuk “[SELESAI] kegiatan Inagurasi Vs LDK

  1. kita sudah bisa lihat memang ada pro dan kontra ada maba yang setuju dan kurang setuju dengan itu semua…..benar yang disampaikan bu fatmawati anda harus tau tempat mengadu,,,biar lebih jelas dan gamblangnya,silahkan komplain atau beri saran di bem yang mengadakan event itu insyaallah pasti ada penjelasannya…jangan langsung memosting postingan yang negatif.semua ada solusi n penjelasannya.

  2. saya tidak setuju dengan pendapat yang posting
    saya sebagai maba teknik merasa sangat beruntung kakak-kakak BEM mau bersedia susah payah mengadakan acara buat kita para maba
    dan dirasakan atau tidak, saya mendapat banyak sekali manfaat dari semua kegiatan untuk maba itu
    saya hanya menjalalaninya dengan ikhlas dan fun saja…
    walaupun kadang2 terasa berat, tapi itulah hidup…
    terima kasih…

    #curhatmaba

  3. @fatmawati
    iya bu saya juga sangat cepat datang ke kantor bu fatmawati namun saya masih terhalang oleh jadwal kuliah saya bu, karena saya masuk pada offering yang jkadwal kami selalu berubah ubah dikarenakan kami tidak mendapatkan kelas sendiri pada beberapa mata kuliah, ma,af jika memang hal ini sangat mengganngu, namun insyaallah saya akan datang langsung kek kantor bu fatmawati secepatnya untuk mencari informasi mengenai asrama tersebut karena memang saya sangat mengharapkan dapat bertempat tinggal disana selama saya kuliah

    untuk penjelasan tulisan saya ini terimah kasih sekarang saya mengerti bagaimana saya harus menyampikan pendapat saya dan pda siapa,,,

  4. contoh akibat kemanjaan dan kurangnya sopan santun mahasiswa jaman sekarang saya ambil dari salah satu postingan pengajar bahasa inggris.

    –I am sorry Sir, will you come to the Translation One class? We wait for you (Yg bener: Excuse me sir, are you coming to Translation One class? We are waiting for you);
    –I am sorry Sir, I was absent this morning (Yg bener: I missed your class this morning);
    –Sir, is there a Drama Classa this evening (diterjemahkan langsung dari bahasa Indonesia: Apa malam ini ada kelas drama? Kalau ndak ada, berarti dosennya sudah dilepas ke taman suaka margasatwa!). Harusnya: Do we have a Drama class this evening?
    –Sir, sorry sir because I can’t come to your class because my father is very sick (yg benar: Sorry I can’t attend your class because my father is critically ill, gravely ill, seriously ill… bukan very sick. My father is very sick = EBES KULO KOPLAK alias BAPAK SAYA SANGAT SINTING.
    –I cannot do your test tomorroe because I will go to Surabaya (harusnya: I am unable to sit the forthcoming test because I am traveling to Surabaya tomorrow)
    –I cannot come this afternoon because… it’s the woman’s problem, sir (saya tidak bisa datang sore ini karena… ini masalah wanita sir… –> Masalah wanita itu banyak nak. Keputihan, patah hati, ketombe, berat badan, keguguran, baju enggak matching, tali kutang kedodoran, dan sebagainya)… Payah kan?

    ——
    tulisan di atas selain menunjukkan mahasiswa yang tidak begitu menguasai bidang ilmunya (padahal sudah semester 5 ke atas), juga kurang sopan…. Anda punya hak untuk bertanya kepada dosen, staff atau semua civitas akademika di UM, tetapi ada caranya, tidak asal njeplak saja. Bagaimanapun juga, Dosen adalah Dosen, bukan teman anda bermain, apalagi pembantu Anda. Please respect them accordingly.

    tolonglah… bolehlah kalian semua sekarang hidup di jaman yang serban canggih dan modern, tetapi kualitas pribadi tetap harus tetap di unggulkan, masa kuliah adalah masa untuk belajar tentang hidup, kalian semua akan merasakan kerasnya hidup nanti jika sudah tidak kuliah dan tidak lagi disupport oleh orang tua.

    so please …..

  5. Mahasiswa sekarang itu cenderung lebih manja dan kekanak-kanakan… baru disuruh kegiatan PKPT sm LDK aja sudah banyak yang ngeluh.. kalau sekarang kegiatan OSPEK dan LDK tidak lebih sebagai acara pengenalan kampus dan lingkungannya.. dan jarang ada yg mengalami omelan atau bentakkan dari para senior sehingga pada akhirnya para MABA cenderung kurang disiplin dan bertindak seenaknya serta tidak menghormati para atasan..
    Bayangkan saya duLu masih jadi MABA rasanya emang tidak enak, namun saya menjalaninya dengan ikhlas setiap mengikuti kegiatan yg diberikan dari pihak kampus, fakultas, maupun jurusan.. sehingga selama saya menjadi mahasiswa telah ditempa dengan berbagai kesulitan dan akhirnya saya memiliki mental yang cukup kuat..
    Tak terasa saya sudah LULUS dan bulan depan Insya ALLAH wisuda… Segala kenangan akan tersimpan di dalam Hati Sanubari..
    Thank’s untuk Universitas Negeri Malang (UM) dan seluruh Dosen, Pegawai, Senior-senior dan juga teman-teman seperjuangan… semoga kalian semua mendapat perlindungan dari TUHAN YME… AMIN…

  6. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Kurniasari,, saya sangat setuju dengan yang disampaikan oleh Ibu Fatmawati. Sejujurnya sebagai alumni UM, ketika saya membaca rubrik ini, saya sangat risih dengan tulisan-tulisan njengengan. Terlalu banyak energi negatif yang njenengan tulis berdampak tidak baik bagi kami para pembaca umum dan bagi UM kita tercinta. Sebagai calon pendidik, saya kira njenengan bisa belajar untuk menyampaikan pendapat dengan adab yang baik. Mohon bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang benar seperti yang disampaikan oleh Ibu Fatmawati. Tulislah sesuatu yang bisa memberikan aspirasi bagi pembaca. Terimakasih dan mohon maaf
    Wassalamu’alaikum wr. wb.
    Adetya (alumni Fakultas MIPA)

  7. intinya mahasiswa jaman sekarang maunya enak tok
    sak penak e udel e dewe …
    manja, ga punya pendirian, gampang terintimidasi, lebay, alay, overacting tapi ga ada prestasi

    kuliah aja yg bener, ga usah banyak cing cong ….

    lulus kuliah aja blon tentu bisa dapet kreja yg bener koq….

  8. @kurniasari.. beberapa waktu yang lalu anda menulis di media ini 3 kali tentang rusunawa/asrama. Dalam jawaban terakhir anda saya tunggu di kantor tetapi sampai hari ini anda tidak datang. Sekarang gantian menulis di media yang sama dengan permasalahan yang berbeda. Berani menulis di media itu bagus. Berani menyuarakan pendapat itu bagus. Hanya saja, tulisan anda di media ini dibaca banyak orang tetapi belum tentu unit kerja yang anda tuju membaca dan menangkap apa yang kamu maksudkan. Jika ingin mendapatkan solusi dengan tetap menjunjung tinggi institusi kita, saya menyarankan salurkan suaramu ke unit kerja/pimpinan yang terkait. Kalau permasalahan kegiatan kemahasiswaan di fakltas, salurkan langsung ke PD III. Kalau di tingkat Universitas ke PR III.
    Trima kasih. Salam.
    Fatmawati, Kabag kemahasiswaan UM

  9. Assalamualaikum wr.wb.
    Mahasiswa adalah mahluk yang kritis, berani, dan tegas. Pilihlah kegiatan bedasarkan kemanfaatannya, jangan didasarkan ancaman atau hanya sekedar selembar sertifikat. Jangan melihat seseorang dari senioritasnya atau umurnya yang lebih tua. Lihat tindakannya, kalau tidak bisa memberi contoh yang baik maka tinggalkanlah.
    Saya mendukung mahasiswa yang memilih kegiatan berdasarkan manfaatnya dan dilandasi nurani. Kalau anda merasa dirugikan dengan kegiatan kemahasiswaan yang didasarkan paksaan, anda bisa laporkan ke PD III/Kajur/Kaprodi.
    Wassalamualaikum wr.wb.
    Imam Alfianto (dosen Teknik Sipil)

Komentar ditutup.