[SELESAI] Kelebihan 10 November

Sudah semestinya kita bangga atas kebesaran bangsa ini dan bersyukur padaNya atas pemberian negeri yang menyimpan kekayaan nelimpah ini( Indonesia) meskipun dipermukaan banyak jurang jurang dalam, batu berserakan, puing bekas pedusunan serta bekas luka luka di sebagian tanah oleh bekas darah, kisah yang tergali dari bumi sendiri, terungkap dari lembar lembar sejarah yang terburai berserakan dan saya yakin masih banyak lagi peristiwa nyata itu yang masih terkubur oleh masa, menyebar di bumi nusantara ini.
Diantara pernik yang terkais, terkuak ada beberapa poin pernah saya baca diantaranya adalah dari tulisan Agung Pribadi.mengenai peristiwa heroik yang terjadi pada tanggal 10 November ….
Tepatnya tanggal 10 November th 1032 M Raja rakai halu Sri Dharmawangsa Airlangga ananta wikramot tunggadewa menggempur raja wura wuri dari kerajaan wuratan ( daerah blora sekarang) bertujuan untuk memberi hajaran meskipun bangsa sendiri tapi bersikap kerdil dan rela menjadi antek penjajah asing Rajendra coladewa raja cola mandala dari India yang telah menguasai kerajaan Sriwijaya.
Peristiwa lagi pada 10 November th 1293 M dari berita cina (catatan Gao Xing) bahwa pasukan Raden Wijaya berhasil menghancurkan tentara mongol yang datang kejawa dengan membawa 300 ribu pasukan dengan tujuan menaklukkan raja Kertanegara dari kerajaan singasari yang pernah mempermalukan pasukan mongol yang datang pertama dan pada kali keduanya telah dihadang oleh pasukan gabungan Raden Wijaya dan terjadilah pertempuran hebat itu (daerah Jagir sekarang)yang mengakibatkan kekalahan berat dari pasukan mongol yang tersisa tinggal 75 ribu pasukan dan dibiarkan mundur. Sungguh dahsyat, siapakah yang tak mengenal tentara mongol yang terkenal dengan sebutan pasukan badai gurun pasir yang prestasinya gemilang serta daerah kekuasaannya meliputi Polandia sampai Jepang, daratan Siberia sampai Indochina dan betapa di setiap invasinya atas negeri lain pasukan mongol selalu membantai dan membumihanguskan sampai tak tersisa. Tapi kehebatan pasukan mongol itu ternyata tak membuat ciut nyali raja jawa buktinya kesuperioran mereka dapat dikalahkan pasukan dari kerajaan jawa, dan sayang sekali dalam catatan kitab pararaton banyak dimanipulasi oleh penerjemah ilmuwan belanda.
10 November pada masa yang lain yaitu th 1828 seorang pemuda umur 19 tahun bernama Sentot Ali Basyah Prawirodirjo sebagai panglima pada perang diponegoro dengan metode dan strategi yang matang telah mampu menghancurkan benteng lambang supremasi pasukan tempur belanda di flered
Dan yang terakhir 10 November di Surabaya adalah peristiwa dahsyat kedua yang pernah terjadi di negeri ini dengan ditandai tewasnya ribuan korban jiwa anak negeri dan tewasnya Brigjen Mallaby dari pihak tentara sekutu juga telah menimbulkan trauma bagi Inggris yang telah kehilangan 2000 tentara. pengakuan Inggris ini tertulis dalam buku kenang kenangan mereka “The losses in this inferno were grievous enough” yang berarti kekalahan kekalahan kita dalam neraka ini sangat menyedihkan…( sumber dari Kolonel Saj Drs H Sutanto Kasubdisbin
doklistaka Disjarahad atau Dinas sejarah angkatan darat)
Pertanyaannya adalah perlukah kita upacara memperingati hari pahlawan yang difigurkan seorang berambut panjang yang diikat kain dengan bamboo runcing ditangan ala pendekar itu? Kita Cuma bisa doa, semoga amal para pejuang kemerdekaan di terima disisiNya.amin
Perang belumlah usai sampai sekarang….sadar atau tidak yang jelas perang di era moderen ini lebih dahsyat lagi dan bersifat global diantaranya adalah yang sekarang ini kita berada dalam lingkaran penjajahan budaya neo kolonialisme dan sungguh negeri ini sangat membutuhkan sosok pahlawan yang mampu menemukan terobosan terobosan baru untuk kemerdekaan bangsa secara nyata biar ruh para pejuang yang mendahului tidak menangis dalam kubur

Satu tanggapan untuk “[SELESAI] Kelebihan 10 November

  1. @suhartono
    Pak Suhartono sudah kami masukkan sebagai penulis aktif di Berkarya. Oleh karena itu, silakan Bapak menulis gagasan di Berkarya, bukan di Suara Kita. Teima kasih.

Komentar ditutup.