[SELESAI] Dua Potret di UM

Sudah beberapa hari ini hujan turun agak deras mengguyur UM Malang,terutama saat jam kantor pulang dan bagi yang tidak bawa mantel, ya bersabar menunggu hujan mereda dan bagi yang bawa mantel langsung tancap gas pulang tanpa hambatan,sebab satpam di Gate sama berlindung di pos monyetnya tidak mengontrol karcis parkir khususnya kendaraan roda dua, membiarkan bebas begitu saja kendaraan yang keluar kampus, dan hal seperti inilah bisa memancing adanya pencurian. Yang kedua kesan bebas bagi orang lain itu bisa dilihat saat pagi sampai kira kira jam 08 lebih, yang mana jam tersebut sudah jadi langganan bagi pemulung dan pengemis beroperasi di wilayah FIP sampai FS dan yang jadi sasaran minta minta adalah mahasiswa yang duduk berderet diluar gedung fakultas, sayapun heran dari mana masuknya mereka…….

Satu tanggapan untuk “[SELESAI] Dua Potret di UM

  1. Untuk mewujudkan UM menjadi kampus yang tertib, aman, indah dan nyaman bagi warga UM, tentu seluruh warga UM harus bekerjasama untuk mewujudkannya. Keamanan dan ketertiban bukan hanya semata-mata tanggung jawab bagian kemanan saja tetapi kita juga harus ikut menjaganya.
    Apabila mengetahui kejadian yang dapat menggangu kemanan dan ketertiban secara langsung kita dapat melaporkanya ke POSKO Satpam, sehingga Satpam akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
    Pengalaman saya, beberapa saat yang lalu ada seorang anak yang mencoba memalak Warga UM di depan KPRI. Dengan berbagai alasan yang meyakinkan anak tersebut berusaha meminta uang. Saya yang menyaksikan kejadian tersebut dan mengenali anaknya karena kebetulan saya pernah jadi korban di jalan Blitar, langsung menegur anak tersebut. Karena kedoknya terbongkar anak tersebut lari ke arah FMIPA.
    Tidak ingin kejadian yang sama menimpa warga UM lainnya saya langsung melaporkan kejadian tersebut ke POSKO Satpam dan ditindaklanjuti dengan pengejaran. Satpam berhasil menangkap anak tersebut di Jalan Bogor dan membawanya ke POSKO. Saya yang menjadi saksi kemudian dipanggil untuk mengklarifikasi apakah anak yang ditangkap betul anak saya saya maksudkan. Alhamdullilah setelah kejadian tersebut saya tidak pernah menemuinya di lingkungan UM maupun di sekitar UM.

    Dwi FIS

Komentar ditutup.