[SELESAI] Kinerja PNS

Saat ini pikiran kita telah terusik oleh berita remunerasi dan semua merasa bergembira serta penuh pengharapan, walaupun sudah disahkan oleh Undang Undang Aparatur Sipil Negara tapi saya masih menganggapnya sebagai “ berita super kereen “ saja, sebab kalau dulu waktu akan diadakan rotasi besar besaran lebih dulu disosialisasikan kepada seluruh pegawai negeri sipil UM di Graca dengan penjelasan yang panjang lebar oleh Bapak Rektor, dan kini penjelasan tentang remunerasi hanya cukup melalui pejabat terkait di unit masing masing walau sudah dijabarkan oleh wakil dekan II secara akurat tapi dari sisi psikologis sedikit beda, kalau penjelasan wadek II cukup meyakinkan tapi kalau yang menjabarkan Bapak Rektor tentu akan semakin mantab dan menenteramkan, jadi berita remunerasi yang kami anggap besar ini tidak terkesan sepi dan hambar sedangkan hati masih terus bergolak,
Menurut beritanya memang remunerasi adalah bagian dari agenda reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh pengelola negara dengan merujuk pada ilmu manajemen dan menerapkan konsep ( 3 P )nya yaitu konsep position, konsep people dan konsep performance yang tujuannya adalah merubah budaya kerja agar bisa sampai pada sasarannya dan mudah mudahan program pemerintah di era digital ini berhasil sehingga seluruh aparatur negara dinegeri ini bisa maju di garda depan dalam menghadapi ekonomi global dan yang perlu diingat adalah negara negara diseluruh dunia saat ini sama berfikir, memeras otak dengan keras ”bagaimana caranya agar bisa bertahan hidup” sedangkan penjajahan fisik sudah tak berlaku lagi.
kita bisa bayangkan bagaimana generasi kita nanti karena yang dihadapi adalah angkatan kerja dari luar negeri yang rata rata punya daya kreatif yang tinggi. dan sepengetahuan saya sebenarnya Indonesia ini tidak kekurangan orang orang yang pandai tapi hanya kurang orang orang yang benar saja, lalu bagaimana solusinya? kalau berkaitan dengan pegawai negeri tentunya yang harus diperhatikan adalah konsep waktu rekrutmen PNS, kalau dulu yang penting lolos berkas dan bisa menjawab semua soal ujian dengan nilai atau grade tertentu sudah bisa mendapatkan formasi yang ditawarkan, padahal kemampuan seorang PNS di samping dibutuhkan IQ nya juga dibutuhkan kepribadiannya yang matang sehingga ia mampu bekerja dalam suasana dan kondisi apapun baik sendiri maupun dalam tim. Jadi kalau hanya mengandalkan IQ nya saja kata pakar kinerjanya masih dibilang pas pasan…saya teringat yang pernah dikatakan oleh wakil Dekan II FS Bapak Dr.Suharmanto ketika rapat koordinasi hari senin bahwa sistem yang bagaimanapun baiknya kalau orang yang menjalankannya berakhlaq rusak (indisipliner) maka sistem yang baik itu menjadi tak berguna. Jadi logikanya bila seseorang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil mustinya harus melalui proses yang tidak mudah dan harus melalui ujian yang rumit agar bisa menjaring pegawai yang benar benar kualitatif dan produktif…………………………………..