[SELESAI] Petualang

23/08/2013 Comments off

UM Malang adalah salah satu perguruan tinggi yang terpercaya di Indonesia dan salah satu bukti adalah tersedianya fasilitas dan peralatan canggih berupa mesin bahan pemanas “Furnace”tipe 1700 bersuhu tinggi untuk penelitian yang ada hanya di lab. Fisika UM Malang, Lipi Jakarta dan Universitas Sebelas Maret Solo, cuma alat terdebut di UM sekarang ini masih bermasalah tak bisa dipakai entah sebab seringnya dipakai,entah tergolong usang atau sebab kurang perawatan sehingga ada seorang mahasiswi yang dalam rangka penyusunan skripsi harus bertualang sendiri selama satu minggu tujuan Laboratorium Biofuel Jurusan teknik mesin UNS. Untung UM memberikan bantuan dana sehingga keringat dingin sebagai orang tua tidak terlalu deras keluar….

Kategori:Tanpa Kategori Tag

[selesai] PERINGKAT WEBOMETRICS JULI 2013

14/08/2013 3 komentar

Sekedar info. Peringkat Webometrics bulan Juli 2013 untuk peringkat 1 sampai dengan 10 PT di Indonesia: 1. Institute of Technology Bandung, 2. Universitas Gadjah Mada, 3. University of Indonesia, 4. Universitas Padjadjaran, 5. Gunadarma University, 6. Brawijaya University, 7. Bogor Agricultural University, 8. Petra Christian University, 9. Airlangga University, 10. Diponegoro University

Untuk periode Juli 2013, UM berada pada peringkat 23 Indonesia, peringkat 93 Asia Tenggara, dan peringkat 2.384 Dunia. Peringkat UM untuk periode Juli 2013 jauh merosot jika dibandingkan dengan peringkat bulan Januari 2013. Perhitungan untuk empat aspek yang dinilai oleh Webometrics untuk UM adalah: Presence 674, Impact 1616, Openness 70, dan Excellence 4440.

Kategori:Tanpa Kategori Tag

[selesai] KRSan

27/07/2013 3 komentar

pak, saya dari seni rupa fs. Mengenai krsan, sy ckup bingung dbanding thun lalu. Karena adanya pembagian jadwal yang jadwalnya tidak sy tmukan di web um sekalipun. Untuk PSRU kira-kira jadwalnya kapan? Saya lihat di siakad berbunyi:
gasal 2013/2014 anda sudah membayar
gasal 2013/2014 anda sudah registrasi
padahal saya belum merasa melakukan KRSan. Terimakasih.

Kategori:Tanpa Kategori Tag

[selesai] PANCASILA, TERABAIKAN ?

Sudah lama terjadi pemilihan pemimpin mulai dari pemilihan gubernur hingga pemilihan lurah/ kepala desa, semua dilakukan dengan pemilihan langsung oleh rakyat.  Apakah hal ini  beralasan bahwa setiap orang boleh menentukan hak pilihnya masing-masing ataukah euforia kebebasan untuk menyatakan pendapat, saya tidak tahu.
Kalau saya pikir-pikir, pemilihan pemimpin seperti ini telah tidak sesuai dengan Sila:  Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Betapa tidak, bukankah dari sila tersebut kita seharusnya dalam memilih pemimpin itu harusnya melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
Bukan sebaliknya, pemilihan langsung, memilih karena dia adalah ‘segolongan’ dengan pemilih, karena dia separtai, karena pandai-pandainya dia melakukan promosi, karena ‘pesan’ sponsor, dan seterusnya.  Padahal di dalam musyawarah yang diutamakan adalah kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Kalau ini terus berlanjut dan berurat berakar, bukan tidak mungkin suatu saat akan ada ide untuk mengganti Pancasila karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman.  Mungkin Laboratorium Pancasila UM bisa memberikan pencerahan.
Ini sekedar pendapat, bisa juga keliru…mohon dimaafkan… bagaimana dengan anda ?

 Noor Farochi – UHTBMN UM

Kategori:3-Pertanyaan, 5-Pendapat Tag

[SELESAI] Tanya Informasi Wisuda 9 Juli 2013

Dear Team PTIK,
Saya ingin menanyakan informasi menggenai syarat dan ketentuan wisuda UM untuk tanggal pelaksanaan 9 Juli 2013, bisa saya lihat di link mana ya?

Terima kasih

[SELESAI] Cara Login Registrasi Seleksi Mandiri UM

Dear PTIK UM,
Saya ingin menanyakan dimana saya bisa login untuk masuk link ID dan PIN yang sudah saya dapat dari Bank Mandiri untuk melakukan registrasi Calon Seleksi Mandiri UM?? Karena pada link https://registrasi.um.ac.id saya menggalamai kegagalan terus.

Terima kasih

Kategori:3-Pertanyaan Tag, ,

[SELESAI] Lupa Email dan Password Registrasi SBMPTN 2013

Dear Suara Kita,
Pak Nama Saya Fitri Mahasiswa Baru yang ditrima di Jalur SBMPTN 2013, dengan data sebagai berikut:

313-55-02374 FITRIYA (552041) PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH , UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Saya ingin menanyakan password untuk login saya Pak, karena Email dan Paswordnya saya lupa. Apa bisa di informasikan Bapak?? Ini saya menggunakan Akun Mas Dedi Mukhlas karena saya sulit membuat Akun Baru di Sini. Mohon bimbingannya Pak karena hari ini adalah hari terkahir untuk upload data.

Terima Kasih
Fitri | 085730130718

[selesai] JALAN PAVING

09/07/2013 1 komentar

Tanpa diberi polisi tidurpun siapa saja yang berkendaraan roda dua masuk kampus UM Malang akan berhati hati, sebab jalan paving yang baru dibangun itu ditaburi pasir kali sangat banyak sehingga membuat jalanan jadi licin membahayakan, mestinya disiram air agar padat, rapat dan kuat

Kategori:Tanpa Kategori Tag

[SELESAI] Gangguan Layanan Internet Jalur Internasional

25/06/2013 2 komentar

Dengan ini kami menginformasikan kepada segenap civitas akademika UM mengenai adanya gangguan layanan internet dari PT. Telkom selaku ISP (internet service provider) yang digunakan oleh Universitas Negeri Malang.

Menurut informasi, gangguan terjadi pada hari Selasa, tanggal 25 Juni 2013, tepatnya mulai jam 13:00 dan diakibatkan oleh terputusnya kabel gateway internasional di Kota Batam sehingga mengakibatkan matinya jalur akses internasional seperti akses ke google, yahoo dan sebagainya, sedangkan untuk situs-situs nasional masih bisa diakses.

Untuk menanggulangi hal ini, maka backup bandwidth akan secepatnya disebar sambil menunggu perbaikan dari ISP, sehingga untuk sementara akses internet mungkin akan terasa lambat.

Demikian harap maklum.

 

Tim Pusat TIK

Universitas Negeri Malang

 

Kategori:1-Informasi Tag

[selesai] BAMBU

24/06/2013 Comments off

Meskipun sudah agak terlambat karena berita lama, tetap faktual dan tidak kehilangan daya tariknya karena masalah yang diperbincangkan adalah masalah universal yang tidak mengenal kadaluarsa yaitu kejujuran. (http://edukasi.kompas.com/read/2013/04/08/08492234/Para.Pengungkap.Kecurangan.UN.Itu.Kini.Berjuang.Sendiri).
Ada pernyataan yang menarik dari berita ini, saya kutipkan sebagai berikut: “…….Psikolog anak Silmi Kamilah Risman berharap orangtua selalu menanamkan nilai-nilai kejujuran pada anak sejak dini di rumah karena anak sudah mulai mengikuti contoh-contoh yang ada di masyarakat. Orangtua harus tetap kritis meski harus menentang arus.
“Suara-suara yang kritis itu seperti suara sumbang dalam tim koor yang kompak,” ujarnya.”
Kritis meski harus menentang arus. Kalimatnya pendek, tapi implikasinya panjang. Enak yang ngomong, tapi butuh nyali yang jempolan serta mental yang kuat bagi pelakunya. Bila berani, resikonya: dikucilkan atau malah dihancurkan. Tentu melawan dengan sembodo, bukan anymous. Jati diri harus jelas. Perlunya jati diri yang jelas adalah sebagai penanda bahwa inilah “calon musuh yang berbahaya”. Jangan menjadi Godot.
Seperti kasus Siami yang melaporkan kecurangan UAN. Siami sempat menjadi artis dadakan, karena berita tentang dia menjadi perbincangan yang hangat. Atas nama kejujuran, dia berani melaporkan kecurangan UAN. Hal yang biasa dan wajar saja, tetapi dampaknya yang luar biasa. Siami diusir orang sekampung karena dianggap jujur. Implikasi yang tidak terduga. Orang jujur koq malah disalahkan orang sekampung. Pada perkembangan selanjutnyas, hanya majalah Tempo yang memberikan bukti, bukan janji. Majalah ini menghadiahkan sebuah rumah untuk Siami. Pelaku kejujuran terusir dengan tidak hormat di kampungnya sendiri. Bukti ramalan Joyoboyo: jamane jaman edan. Ora edan ora keduman.
Ada beragam cara untuk menolak pelawan arus. Cara yang paling lazim dan lugas adalah menolak mentah-mentah. Menolak dengan cara mengamputasi kakinya, sehingga hanya bisa jalan di tempat, walaupun suaranya keras. Karena tidak bisa berjalan, lama lama akan hilang, karena teman-temannya yang sebarisan sudah berjalan meninggalkan dengan cepat di depan. Cara yang halus adalah adalah dengan memberi stempel (dianggap!) tidak bisa bekerjasama. Padahal, kalau mau bicara jujur, aslinya adalah karena tidak mau kepentingannya terganggu. Agenda kepentingan sudah disusun rapi dan siap implementasi. Dengan datangnya arus, akan dianggap mengganggu kelancaran implementasi. Karena dianggap mengganggu, harus disingkirkan. Dengan kekuasaan dalam genggaman, sangat mudah untuk membuat kapok pelawan arus. Mudah saja sebenarnya untuk menilai tindakannya benar atau tidak karena indikatornya sudah terang benderang, yaitu kembali ke laptop. Artinya kembali pada rule of the game. Apakah sudah sesuai dengan aturan main yang telah disepakati bersama.
Adakalanya juga pelaku tidak kuat melawan arus. Bila orientasi prinsipnya berubah, maka tinggal memutar dayung saja untuk ikut mendut-mendut hanyut mengikuti arus. Ketika merasakan nikmatnya terhanyut, hatinya berguman menyesal: “gak mbiyen-mbiyen, rek”. Ada kalanya karena memang secara fisik tidak mampu melawan karena kewalahan dan kelelahan mendayung. Energinya telah terkuras habis, sehingga dengan terpaksa berbalik arah mengikuti arus. Tidak jarang juga sudah kewalahan dan kelelahan, tetapi tetap memegang teguh niatnya: kamu bisa!. Akhirnya karena kebulatan tekadnya untuk bisa, akan mengakibatkan mati tenggelam karena melawan arus yang deras.
Setali tiga uang dengan tim koor yang kompak di atas. The Show must go on. Kalau pada waktu show ada dissenting opinion, apa jadinya? Karena bersikeras tidak mau menyesuaikan diri dengan teman-temannya, maka dengan terpaksa harus disingkirkan karena mengacaukan suara yang telah padu. Pentas paduan suara akan kacau gara-gara satu orang yang punya suara berbeda.
Saya jadi ingat nasehat seorang sohib: ibarat pohon bambu, semakin tinggi akan tertunduk di terpa angin. Tapi akan kembali tegak ketika angin telah lewat. Jarang ada pohon bambu yang roboh. Pohon bambu itu liat dan lentur. Tetapi jangan sampai tumbuh menjadi bambu yang lurus. Pasti akan dipotong duluan. Bener juga ya? Berani coba?

Diding Kusumahadi
Pegawai Sub Bagian Umum dan BMN
Fakultas Ekonomi
e-mail: diding@um.ac.id

Kategori:Tanpa Kategori Tag